Danny-Fatma Tegaskan Tak Diantar Pendukung Saat Pengambilan Nomor Urut

Pasangan Danny-Fatma saat deklarasi di atas Kapal Pinisi di Laut Losari

Terkini.id — Pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi memastikan tak akan diantar pendukung saat pengambilan nomor urut, pada Kamis 24 September 2020.

Lokasi pengundian nomor urut berlangsung di Hotel Harper, Jalan Perintis Kemerdekaan. Danny maupun Fatma, dipastikan menghadiri langsung tahapan tersebut sesuai dengan undangan KPU Makassar. 

Hal itu sebagai bentuk kepatuhan terhadap protokol kesehatan Covid-19.

Para pendukung diimbau untuk mengetahui nomor urut ADAMA’ melalui siaran live streaming di akun YouTube KPU Makassar.

Juru bicara ADAMA, Indira Mulyasari Paramastuti mengatakan, imbauan tidak ada mobilisasi massa sebagai wujud komitmen mematuhi protokol kesehatan Covid-19 pada setiap tahapan Pilwalkot Makassar 2020. 

Menarik untuk Anda:

Sebagai gantinya, pihaknya menyiapkan lokasi nonton bareng (nobar).

“Sudah ada tempat yang kami sediakan di 15 kecamatan. Itupun tetap mengatur kursi berjarak, wajib pakai masker, dan lain-lain. Bisa juga disaksikan di rumah masing-masing,” kata Indira, Rabu, 23 September 2020.

Indira menuturkan, ADAMA akan mengikuti seluruh ketentuan yang telah disampaikan KPU Makassar pada setiap tahapan Pilwalkot Makassar 2020.

Termasuk untuk tidak mobilisasi massa dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Hal yang sesungguhnya telah dilakukan pada beberapa kegiatan sebelumnya, baik saat deklarasi, pendaftaran kandidat di KPU Makassar, maupun saat Danny Pomanto maupun Fatmawati turun bersilaturahmi dengan masyarakat. 

“Pak Danny dan Bu Fatma juga sudah menyampaikan, kita sudah berkomitmen agar tidak menyalahi aturan apa pun berhubungan dengan protokol kesehatan,” beber Indira. 

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Balihonya Dirusak, Tim SS-AK Imbau Tim dan Pendukung Tidak Terprovokasi

Solid dan Kompak, Danny Bawa Formasi Lengkap ke Pulau Sangkarrang

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar