Terkini.id, Makassar – Walikota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menegaskan akan melakukan mutasi pada 500 aparatur sipil negara (ASN) dilingkup pemerintah kota Makassar. Mutasi itu, kata Danny, akan dilakukan dalam waktu dekat ini.
Mutasi tersebut tak lain adalah untuk menindaklanjuti soal kinerja bawahannya yang dianggap tidak lagi memenuhi standar capaian dalam pemerintahannya.
Danny menuturkan bahwa yang akan dimutasi terjadi di berbagai bidang pemerintahan.
“Siapa yang bermasalah itu yang akan diproses dan ditindaklanjuti,” tegas Danny, Jumat 15 Februari 2019.
“Yang akan dimutasi adalah Lurah dan sebagian lainnya juga sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” sambungnya.
- Appi Temui Danny Pomanto di Momen Lebaran, Sepakat Saling Support Pembangunan Makassar
- Open House Idul Fitri Danny Pomanto Jadi Simbol Toleransi, Tokoh Lintas Agama Bernyanyi Bersama
- Momen Idul Fitri di Karebosi, Danny Pomanto, IAS dan Appi Salat Id Satu Saf
- Mantan Walikota Makassar Danny Pomanto Kenang Sosok Andi Yasir, Figur Pamong Berdikasi
- Evaluasi Motor Sampah Listrik: Munafri Tinjau Ulang Proyek Warisan Danny Pomanto
Lanjutnya, mutasi ini dilakukan lantaran sejumlah kepala OPD atau Lurah dan semua unsur yang ada, memberikan kinerja buruk dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Salah satu alasan yang kuat dalam memberi penilaian terhadap mutasi, kataDanny, terlihat dari pengumpulan rencana kerja dan laporan akuntabilitas kinerja.
“Mereka tidak dan belum menyetor rencana kerja (RENJA) dan laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (LAKIP),” ujarnya.
Danny bantah mutasi ASN berhubungan dengan politik
Selain itu, penilaian lain yang menjadi sorotan Danny, terkait dengan keluhan masyarakat terhadap pelayanan publik.
“Masih kurang kinerjanya, ditambah masih banyak masyarakat yang mengeluhkan bentuk pelayanan jadi itu alasan mutasi,” katanya.
“Kondisi demikian tidak bisa lagi didiamkan. Memberi citra buruk kepada pemerintah dan tidak menjadi contoh dalam memberi pengabdian kepada masyarakat,” ujar Danny.
Dengan tegas, Dany membantah secara lugas adanya tudingan mutasi yang akan dilakukannya berhubungan dengan unsur politik.
Bagi Danny, itu hanya bagian dari penyegaran, dan penataan kembali jajaran pemerintah sebelum masa jabatan berakhir.
“Tidak ada unsur politik dalam mutasi ini,” ungkapnya.
Danny pun mengingatkan bahwa pernyataannya melakukan mutasi dalam jajaran pemerintahan sudah disampaikan jauh hari sebelumnya.
“Sebelum masuk tahun politik saya sudah sampaikan kalau ada mutasi sebelum saya selesai,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
