Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mensyaratkan peserta lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) membawa paling sedikit 10 warga lanjut usia atau lansia untuk melakukan vaksinasi Covid-19.
Peserta lelang tersebut memperebutkan 24 posisi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Danny mengatakan hal itu untuk menggenjot realisasi vakinasi lansia yang cakupannya masih minim di Kota Makassar yakni 41,51 persen.
“Jadi mulai memang kapling neneknya, orang tuanya, tantenya yang belum vaksin, dia bawa kartu vaksin. Sebelum dia penempatan maka dia harus beri kartu vaksin 10 orang,” kata Danny Pomanto, Kamis, 16 Desember 2021.
Menurutnya, tingkat vaksinasi lansia yang rendah disebabkan disinformasi yang diterima lansia sehingga mereka enggan divaksin.
- Wali Kota Makassar dan BKKBN Sulsel Perkuat Kolaborasi Penanganan Stunting
- Wali Kota Makassar Perkuat Sinergi dengan BNN Baddoka untuk Pengawasan Pasca Rehabilitasi Narkoba
- Wali Kota Makassar Minta Da'i Perkuat Persatuan dan Pencerahan Agama di Masyarakat
- Wali Kota Makassar Resmikan PadelHood, Hadirkan Ruang Olahraga, Kebugaran, dan Rekreasi Modern
- Wali Kota Makassar Siapkan Gerakan Donor Darah Mingguan, Libatkan RT-RW untuk Perkuat Stok PMI
Pemerintah, kata dia, memastikan stok vaksin untuk lansia aman karena kelompok ini merupakan prioritas penerima vaksin.
Danny menegaskan hal ini akan menjadi salah satu syarat wajib untuk memperoleh JPT di lingkup Pemerintah Kota Makassar.
“Harus jadi pejuang negara, laskar kan pemberani. Jadi dia cari khusus lansia, pokoknya orang tua yang kita kenal,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
