Terkini.id, Jakarta – Kepala Desa atau Kades Jalancagak Subang, Indra Zainal Alim menanggapi pengakuan Danu yang mengaku disuruh Polisi datang ke TKP kasus pembunuhan ibu dan anak, Tuti-Amel sehari setelah kejadian.
Kades Jalancagak yang masih merupakan keluarga Tuti dan Amel tersebut sudah meminta penjelasan ke Danu soal pengakuan saksi kasus Subang itu yang mengaku diajak Polisi ke TKP.
Ternyata, pengakuan Danu tersebut berbeda saat diklarifikasi Indra. Hal ini disampaikan Indra lewat video yang tayang di kanal YouTube pribadinya Indra Zainal Chanel, seperti dilihat pada Selasa 19 Oktober 2021.
“Danu jelaskan tak ada anggota polisi yang bawa dia ke TKP. Masalah mobil Alphard, polisi pun setahu saya, biasanya tidak akan memindahkan sesuatu barang bukti dari tempat awal sebelum proses identifikasi selesai,” ujar Indra.
Selain itu, Indra juga telah mengecek ke Lolisi dan mendapatkan keterangan bahwa ternyata Polisi memang tidak ada yang menyuruh Danu datang ke TKP.
“Dibuktikan pihak Polda Jabar bahwa tidak ada okum yang menyuruh atau menyuruh Danu naik ke mobil Alphard. Polisi pun tak pernah suruh Danu menaiki mobil Alphard itu,” ungkapnya.
Indra pun mengungkapkan bahwa saat ini Polisi tengah mendalami lebih lanjut soal pengakuan Danu tersebut.
“Saya ingatkan sekarang pihak Kepolisian lewat Polda Jabar sedang menyelidiki pernyataan Danu lebih dalam,” tuturnya.
Mengutip Hops.id, keluarga korban kasus Subang Danu sebelumnya menceritakan bahwa sehari setelah pembunuhan Tuti Amel ia didatangi oleh Polisi.
Menurut pengakuan Danu, dia disuruh beli lampu dan kemudian datang ikut ke TKP bersama aparat Kepolisian.
Selain membantu pasang lampu, Danu juga membantu Polisi masuk akses rumah Tuti Amel. Ka pun kepada aparat untuk masuk lewat akses belakang rumah.
“Kan setelah pasang lampu, sempat hujan jadi sempat ke pinggir, sama polisi saya juga sempat ngerokok. Polisi juga buang rokok itu. Rokok itu setelah kejadian. Jadi nggak kepikiran puntung rokok jadi barang bukti,” kata Danu dalam video wawancaranya yang tayang di kanal YouTube Misteri Mbak Suci.
Lebih lanjut, Danu mengatakan bahwa dirinya sempat masuk ke mobil Alphard milik korban kasus Subang itu untuk membantu polisi. Namun, ia tak diingatkan oleh Polisi untuk memakai sarung tangan.
“Awalnya Danu nggak mau ikut. Tapi nurut saja akhirnya. Polisi pakai sarung tangan, Danu enggak. Nggak kepikiran,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
