Dari Program Satu Juta Polybag, Wali Kota Danny Target Inflasi Turun 3 Persen

Dari Program Satu Juta Polybag, Wali Kota Danny Target Inflasi Turun 3 Persen

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto resmi mencanangkan program Satu Juta Polybag atau gerakan terus menanam. Ada dua komoditi utama yang ditanam yakni cabai dan bawang.

Dua komoditi tersebut dinilai sebagai salah satu sebab lonjakan inflasi sesuai hasil analisis dari Dinas Perdagangan Kota Makassar.

Danny Pomanto menargetkan angka inflasi di Kota Makassar akan menurun, dari 5,93 persen pada Januari 2023 menjadi 3 persen.

“Inflasi itu seperti tekanan darah tidak bisa terlalu tinggi ataupun terlalu rendah, karena kalau terlalu rendah juga artinya wilayah tersebut kemampuan belanjanya kurang,” kata Danny Pomanto, Sabtu, 25 Februari 2023.

Pencanangan ini dilakukan secara seremonial di Lorong Wisata Geneva Bontoramba, Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea dan diikuti serentak di 1.096 Lorong Wisata secara virtual.

Danny menjelaskan tahun ini cabai tersebut diproyeksikan akan panen hingga tujuh kali dengan total 500 kilogram dengan nilai uang Rp20 juta per lorong.

“Satu polybag bisa menghasilkan 0,5 kg jadi kalau 1.000 polybag bisa menghasilkan 500 kg. Kalau 500 kg dan kita prediksi harga pas lebaran itu nantinya berkisar dari 35-40 ribu sekilo dikali 500 kg jadi bisa Rp 20 juta per lorong dengan total 7 kali panen sampai bulan 9 tahun ini. Ini untuk satu lorong yah,” paparnya.

Selain dinikmati untuk warga sekitar, hasil panen komoditi tersebut akan dipasarkan lewat PD Pasar yang nantinya akan didistribusikan melalui Kanre Rong. Kanre Rong ini rencananya akan hadir berdampingan dengan kontainer pasar murah agar mempermudah masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan dapurnya.

“Kita kan dari dulu menanam makanya kita beri nama gerakan terus menanam dan hasilnya ini nanti akan dijual melalui PD Pasar dan akan hadir di Kanre Rong. Lokasinya itu berdampingan di setiap kontainer pasar murah,” jelasnya.

Danny mengungkapkan daerah yang memiliki daya tahan yang baik terhadap ekonomi bisa bertarung dengan inflasi. Apalagi inflasi kali ini disumbang oleh pangan dan bahan bakar atau energi.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.