Terkini, Makassar – Dua calon Ketua Umum Kerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba (KKM) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) masing-masing Muhammad Fajrin (Jurusan Ilmu Hukum UIN) dan Supardi (Jurusan Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar angkatan 21) sukses mengikuti debat kandidat dan pemaparan visi misi pada Rabu 1 Mei 2024 malam.
Debat terbuka yang digelar Kerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba (KKMB) ini di salah satu cafe di kawasan Samata Gowa.
Adapun usungan tema dalam debat tersebut adalah “Refleksi Gerak Lembaga Kedaerahan dalam Membangun Daerah”.
Dari debat dan pemaparan visi misi tersebut kedua calon masing-masing ingin melihat KKMB berperan serta dalam pengembangan kedaerahan ke depan.
Kandidat nomor urut 1, Muhammad Fajrin, dalam paparannya mengutarakan gagasannya terkuat modernisasi KKMB UINAM serta berfokus pada Pengembangan Intelektualitas Kader
- PT Vale Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di NTT
- Kalla Institute Berdayakan UMKM Perempuan di Maros Melalui Program PMP Kemdiktisaintek 2026
- Hadiri Muktamar V Wahdah Islamiyah, Dirut PT PAL Ajak Ormas Islam Bangun Kekuatan Industri Nasional
- Musim Kemarau, Wali Kota Makassar Ingatkan Warga Waspadai Kebakaran
- Sekolah Islam Terpadu Al Fatih Makassar Luncurkan SPMB 2027/2028, Perkuat Komitmen Cetak Generasi Berkarakter Qur'ani
“Tentunya modernisasi KKMB UINAM yang saya usung itu berfokus pada pengembangan intelektualitas kader dengan membuat terobosan-terobosan baru. Jadi Pengembangan Sukma Intelektualitas yang kami canangkan tentunya harus menjadi terobosan baru yang memiliki dampak lebih luas,”beber Fajrin.

Sebagaimana diketahui Fajrin maju sebagai calon ketua umum KKMB UIN Alauddin Makassar dengan mengusung misi mengembangkan sukma intelektualitas kader, meningkatkan skill kader sesuai dengan bidangnya dan nnguatkan harmonisasi kekeluargaan berdasarkan Mali’siparappe Tallang Sipahua.
Sementara kandidat calon Ketua Umum Kerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba (KKMB) UINAM, Supardi tak kalah cemerlangnya menyampaikan gagasannya.
Mahasiwa asal Kecamatan Kajang Bulukumba ini mengutarakan gagasan terkait integritas dan kualitas organisasi kedaerahan yang berdasarkan Mali’siparappe tallang Sipahua’.
“Melihat problematika prganisasi yang terjadi hari ini, tentunya persoalan integritas dan kualitas organisasi kedaerahan akan diperkuat dengan dasar Mali’siparappe tallang Sipahua’ yang menjadi tagline organisasi Kita,”tutur Pardy demikian panggilan akrabnya saat mengawali debat.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
