Terkini.id, Makassar – Pasangan nomor urut 1, M Ramdhan “Danny” Pomanto-Fatmawati Rusdi sukses melakoni debat perdana Pilkada Makassar yang berlangsung di Jakarta, Sabtu, 7 Novel 2020.
Keduanya memaparkan visi misi dan program secara terukur, terencana dan berkesinambungan. Begitu pun pernyataan yang dilontarkan, berbasis dengan visi misi, serta bersikap tenang dan santun.
Tak ada yang dominan. Baik Danny maupun Fatma, sukses berbagi peran dalam menjabarkan visi misi dan program strategis.
Di akhir debat, Danny memaparkan dua poin penting sebagai closing statement, yaitu tentang cara merealisasikan program dan seruan ke TPS untuk mencoblos ADAMA’ (akronim Danny-Fatma).
Danny mengatakan secara prinsip pemerintahan, pendapatan bisa diperolah dan belanja dapat disalurkan. Belanja sangat ditentukan oleh pendapatan. Tidak ada belanja tanpa pendapatan. Pendapatan lebih penting dari belanja.
- Olymrun 2026 Makassar Target 5.000 Pelari, PaninBank Dukung Gaya Hidup Sehat
- Mendagri Resmi Tutup HUT Dekranas ke-46 di Makassar, Apresiasi Dukungan Wali Kota Munafri
- 151 UMKM Ramaikan Dekra Ekspo 2026, Wali Kota Munafri: Makassar Perkuat Posisi sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
- ITH Kian Dipercaya Masyarakat, Penerimaan Mahasiswa Baru 2026/2027 Tembus Rekor 975 Orang
- Makassar Raih Penghargaan Kemendagri Bidang Wastra dan Kriya, Appi Perkuat UMKM Berbasis Budaya
“Alhamdulillah, di antara semua pasangan calon, satuji visi misi yang membahas pendapatan. PAD Rp 2 triliun adalah bagian dari ‘bahan bakar’ dalam menjalankan seluruh program-program yang kami canangkan. Tidak ada pendapatan, tidak ada progam yang jalan. Tanpa membahas pendapatan, semua visi menjadi omong kosong,” papar Danny.
Selain itu, Danny menyebut bahwa pasangan nomor urut 1 memiliki fenomena menarik yang tidak dimiliki oleh pasangan calon lain.
“Satu ji perempun yang ada disamping saya. Mewakili 52 persen kaum perempuan di Kota Makassar. Satuji anak lorong, satuji yang dekkengnya rakyat, dan satuji yang sudah punya bukti,” ungkapnya.
Kepada seluruh warga Makassar, Danny mengajak ke TPS pada 9 Desember untuk menentukan pemimpin Makassar.
“Jangan sampai salah pilih, karena salah memilih 5 tahun kita menderita. Dan tidak ada satu pun orang yang mau menderita 5 tahun. Datangki ke TPS pilih nomor 1. Sama dengan memenangkan masa depan kita semua yang lebih baik,” pungkas Danny.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
