Terkini.id, Makassar – Pasangan nomor urut 1, M Ramdhan “Danny” Pomanto-Fatmawati Rusdi sukses melakoni debat perdana Pilkada Makassar yang berlangsung di Jakarta, Sabtu, 7 Novel 2020.
Keduanya memaparkan visi misi dan program secara terukur, terencana dan berkesinambungan. Begitu pun pernyataan yang dilontarkan, berbasis dengan visi misi, serta bersikap tenang dan santun.
Tak ada yang dominan. Baik Danny maupun Fatma, sukses berbagi peran dalam menjabarkan visi misi dan program strategis.
Di akhir debat, Danny memaparkan dua poin penting sebagai closing statement, yaitu tentang cara merealisasikan program dan seruan ke TPS untuk mencoblos ADAMA’ (akronim Danny-Fatma).
Danny mengatakan secara prinsip pemerintahan, pendapatan bisa diperolah dan belanja dapat disalurkan. Belanja sangat ditentukan oleh pendapatan. Tidak ada belanja tanpa pendapatan. Pendapatan lebih penting dari belanja.
- BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkot Makassar Hadirkan Program Makassar Berjasa untuk 81.500 Pekerja Rentan
- PT Kalla Inti Karsa Borong Empat Penghargaan Indonesia Sustainability Award 2026
- Wali Kota Makassar: Sensus Ekonomi 2026 Kompas Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Makassar
- Great World Circus 2 On Ice Kembali Hadir di Makassar, Hadirkan Sensasi Musim Dingin dan Atraksi Kelas Dunia
- Kampanyekan #Cari_Aman, Asmo Sulsel Ajak Pengguna PCX160 Nikmati Wisata Alam Bersama Keluarga
“Alhamdulillah, di antara semua pasangan calon, satuji visi misi yang membahas pendapatan. PAD Rp 2 triliun adalah bagian dari ‘bahan bakar’ dalam menjalankan seluruh program-program yang kami canangkan. Tidak ada pendapatan, tidak ada progam yang jalan. Tanpa membahas pendapatan, semua visi menjadi omong kosong,” papar Danny.
Selain itu, Danny menyebut bahwa pasangan nomor urut 1 memiliki fenomena menarik yang tidak dimiliki oleh pasangan calon lain.
“Satu ji perempun yang ada disamping saya. Mewakili 52 persen kaum perempuan di Kota Makassar. Satuji anak lorong, satuji yang dekkengnya rakyat, dan satuji yang sudah punya bukti,” ungkapnya.
Kepada seluruh warga Makassar, Danny mengajak ke TPS pada 9 Desember untuk menentukan pemimpin Makassar.
“Jangan sampai salah pilih, karena salah memilih 5 tahun kita menderita. Dan tidak ada satu pun orang yang mau menderita 5 tahun. Datangki ke TPS pilih nomor 1. Sama dengan memenangkan masa depan kita semua yang lebih baik,” pungkas Danny.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
