Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyebut bakal meniadakan seluruh aktivitas usaha pada malam Minggu bila kasus Covid-19 tembus 50 per hari.
“Khusus malam Minggu saya matikan kalau sampai 50 kasus per hari,” kata Danny Pomanto, Senin, 21 Juni 2021.
Ia mengatakan tengah menyusun langkah terukur dengan mengacu pada data untuk menekan laju penularan Covid-19.
“Kalau naik lagi kasus di atas 50 per hari hari Sabtu kita matikan,” kata Danny Pomanto.
Danny menyebut meniadakan opsi untuk menarik “rem mendadak” dalam penanganan Covid-19.
- Appi Tinjau SPAM Cambaya, Pemkot Makassar Siapkan 13 Titik Baru Hadapi Kemarau
- Disiplin yang Tertanam dari Lapangan, 70 Paskibraka Makassar Diganjar Uang Tunai dan Studi Wisata ke Bali
- HUT ke-102 Perumda Air Minum Makassar, Munafri Dorong Profesionalitas dan Pelayanan Prima
- Wali Kota Munafri Ibaratkan Makassar Taman Bunga: Saya Akan Bersihkan Ilalang yang Menutupi Keindahan
- Wali Kota Makassar Munafri Tegaskan Proyek PSEL Tetap Berjalan, Penetapan Lokasi Masih Dimatangkan
Menurutnya, kebijakan tersebut bukan hanya merugikan pengusaha, namun juga masyarakat secara keseluruhan.
Ia mengibaratkan laju kendaraan tengah meluncur pada kecepatan tinggi lantas tiba-tiba terjadi rem mendadak. Akibatnya, kata dia, semua penumpang bisa terpelanting dari tempat duduknya.
“Ekonomi bisa tengkurap lagi kalau kita ambil kebijakan itu,” ujarnya.
Dia menilai kebijakan yang berbasis pada data kasus Covid-19 merupakan alternatif paling ilmiah dan terukur.
“Jadi kita semua harus bertanggung jawab,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
