Terkini.id, Wajo – Dewan Kerajinan Nasional Daerah Sulawesi Selatan (Dekranasda Sulsel) sukses menggelar Lomba Nanre Sokkoreng, sebuah acara yang menampilkan makanan khas dari Kabupaten Wajo.
Lomba ini digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Callaccu dan berlangsung pada hari Selasa, 8 Agustus 2023.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Expo Dekranasda Sulsel Kreatif Andalan 2023 yang bertujuan untuk memeriahkan budaya dan kerajinan daerah.
Lomba Nanre Sokkoreng diikuti oleh 142 desa dari kabupaten Wajo, dengan tujuan utama untuk melestarikan kuliner tradisional.
Ketua Bidang Kemitraan Dekranasda Sulsel, Andi Hamdaniah Irawan, menyatakan bahwa acara ini merupakan upaya untuk memajukan kebudayaan dan memperkaya pengetahuan tentang kuliner tradisional.
- Dekranasda Sulsel Gelar Festival Ramadan, Pasar Ramadan, dan Gerakan Pangan Murah di Makassar
- Dekranasda Sulsel Perkuat Ekosistem Fashion Muslim di Trend Hijab Ramadan 2026
- Sulawesi Selatan Tampilkan Kriya Batu Alam dan Wastra Tenun Unggulan di INACRAFT 2026
- Dekranasda Sulsel Siapkan Sejumlah Produk Kerajinan untuk Pameran INACRAFT 2026
- Expo Kreatif Andalan 2025 Sukses Gaet 16 Ribu Pengunjung dan Raup Transaksi Rp600 Juta Lebih
Sokkoreng, sebuah hidangan khas dari kabupaten Wajo, adalah sebuah sajian yang telah mulai langka. Bentuknya menyerupai tumpeng khas Bugis, terdiri dari tiga jenis nasi ketan.
“Lomba ini memainkan peran penting dalam menjaga warisan masakan tradisional, yang juga menjadi objek daya tarik untuk pelestarian budaya leluhur,” kata Andi Hamdaniah.
Nanre Sokkoreng, makanan khas Kabupaten Wajo, yang menghilang seiring waktu, menghadirkan keunikan tersendiri.
Acara ini turut dihadiri oleh Bapak Gubernur, Bupati, dan berbagai tamu undangan terhormat.
Selain lomba Nanre Sokkoreng, Expo Dekranasda Sulsel Kreatif Andalan 2023 juga mempertontonkan berbagai lomba lainnya seperti fashion show dan lomba mewarnai. Dalam tema “Mengembalikan Kejayaan Sutera di Sulawesi Selatan,” acara ini memperlihatkan kekayaan kreatif daerah tersebut.
Ketua Dekranasda Kabupaten Wajo, Sitti Maryam, menambahkan bahwa Nanre Sokkoreng adalah sebuah kuliner tradisional yang disajikan dalam bentuk kerucut, biasanya dalam sebuah nampan dengan lauk pauk pelengkapnya.
Hidangan ini mengikuti tradisi kuno Bugis dengan proses pembuatannya yang unik, menggunakan anyaman daun lontar yang disebut “assokkoreng” sebagai alasnya.
Sitti Maryam melanjutkan bahwa
“Nanre Sokkoreng telah mengalami revitalisasi menjadi menu khusus untuk tamu agung, menjadi ciri khas Wajo. Kabupaten Wajo, yang dikenal sebagai produsen utama pangan serta bergerak di bidang peternakan, perikanan, dan perkebunan, mempersembahkan hidangan ini sebagai bagian dari kebudayaan dan kekayaan daerah,” ungkapnya.
Amran Mahmud, Bupati Kabupaten Wajo, menjelaskan bahwa Nanre Sokkoreng telah resmi didaftarkan sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang hak cipta.
Ia mengapresiasi partisipasi kepala desa dalam lomba ini, menggarisbawahi pentingnya melestarikan budaya dan pengetahuan tradisional, termasuk dalam dunia kuliner.
Bupati Kabupaten Wajo menandaskan pentingnya Expo Dekranasda Sulsel sebagai media untuk memperkenalkan Nanre Sokkoreng kepada masyarakat luas.
Kegiatan ini didukung oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, sejumlah Bupati, Wali Kota se-Sulawesi Selatan, serta ketua Dekranasda dari berbagai kabupaten dan kota.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
