Terkini.id – Seorang gadis berusia 17 tahun di Malaysia nekat melakukan apa saja demi menyenangkan sang pacar. Termasuk berkorban di luar batas kemampuannya.
Pasalnya, gadis muda tersebut meminjam uang ke renteiner hingga mencapai Rp 41 juta untuk membelikan sang kekasih sepeda motor.
Menurut catatan asosiasi konsumen, Malaysian Muslim Consumer Association (PPIM), remaja ini merupakan yang termuda yang terjerat utang dengan rentenir.
Dilansir dari Harian Metro, utang dari 7 rentenir itu ia gunakan untuk membayar panjar dan angsuran bulanan sepeda motor yang dibelikannya untuk sang kekasih.
Uang itu juga digunakan oleh kekasihnya untuk membiayai kebutuhan hidupnya sehari-hari. Pinjaman dimulai sejak lima bulan lalu, setelah sekitar satu tahun keduanya menjalin hubungan asmara.
- Menjelang Valentine, Ketahui Tren Valentighting yang Kerap Terjadi ini
- Dibunuh Pacar, Gadis 16 Tahun Ditenggelamkan Hidup-hidup dengan Tangan dan Kaki Diikat
- Diancam, Gadis Ini Terpaksa Layani Nafsu Bejat Mantan Pacar
- Wanita Ini Menangis Histeris Gegara Diduga Diputuskan Pacar Bernama Rio
- Ngambek dengan Pacar di Tengah Jalan, Wanita Ini Dilempari Warga Gara-gara Bikin Macet
“Dia minta uang karena ingin membeli motor. Tanpa pikir lagi saya kemudian membuat pinjaman untuk membantu membayar angsuran bulanan,” ungkap gadis muda yang tak disebutkan namanya itu, dikutip dari Harian Metro, Rabu 3 April 2019.
Dirinya sendiri hanyalah seorang pelayan toko dimana gaji yang ia terima dari pekerjaannya tak sanggup membayar utang dari rentenir.
“Gaji saya sebagai pembantu di kedai tidak seberapa,” katanya kepada petugas PPIM, Azman Kang.
Saat membuat laporan kepada petugas Banteras Ceti Haram (PPIM), remaja tersebut mengakui bahwa semua itu ia lakukan karena sayang. Bahkan, keduanya juga sudah berencana untuk melanjutkan hubungan mereka ke jenjang pernikahan.
“Keluarga menyarankan agar saya melapor ke PPIM, supaya ada kesepakatan dengan pacar saya. Tapi dia malah tidak merespon sama sekali,” ujarnya.
Upaya PPIM

Sementara itu, petugas PPIM Azman Kang mengatakan bahwa pihaknya mencoba melakukan klarifikasi kepada lelaki yang dimaksud untuk mencarikan jalan keluarnya. Tapi hingga saat ini belum ada solusi bagi keduanya.
Masalahnya pinjaman itu dibuat atas nama remaja perempuan yang menyebabkannya bertanggung jawab sepenuhnya atas pinjaman-pinjaman itu.
“Berdasarkan catatan kami dia adalah peminjam termuda, karena sebelumnya yang termuda berusia 20 tahun. Pada usia semuda itu, dia tidak dapat berpikir logis untuk mempertimbangkan baik dan buruknya,” ujar Azman.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.