Demo Era SBY: Turunkan Rezim Busuk, Tangkap dan Gantung SBY-Boediono!

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik mengenang demontrasi-demonstrasi di era Presiden Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan wakilnya, Boediono.

Dalam salah satu foto yang ia bagikan, bahkan terdapat spanduk bertuliskan “Turunkan Rezim Busuk, Tangkap dan Gantung SBY-Boediono”.

Selain itu, Rachland juga membagikan tiga foto lain yang menunjukan protes soal kenaikan harga BBM di era kepemimpinan SBY.

Baca Juga: Rachland: Apa karena Demokrat Tak Sanggup Bayar 100 M maka...

“BBM naik! Tumbangkan rezik SBY neolib. Tumbangkan kapitalisme demokrasi. Tegakkan khilafah!” demikian tertulis di spanduk lainnya.

Dalam foto lain, nampak juga beberapa orang yang memegang spanduk seruan untuk mengkudeta SBY.

Baca Juga: Rachland: Yusril Memang Memihak Moeldoko dan Mendapat Keuntungan dari Praktik...

“Saatnya rakyat bangkit,” demikian tertulis.

Bahkan, ada pula foto yang mencatut nama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang saat itu memang menjadi oposisi.

“PDI Perjuangan bersama rakyat menolak kenaikan harga BBM,” demikian tertulis pada spanduk yang dipegang oleh bebetapa orang berpakaian merah.

Baca Juga: Rachland: Yusril Memang Memihak Moeldoko dan Mendapat Keuntungan dari Praktik...

Rachland mengatakan bahwa foto-foto demonstrasi di zaman SBY ini menunjukkan keleluasaan dalam menggunakan kebebasan politik.

“Dulu demo begini nyata. Terang-terangan beroposisi,” katanya melalui akun Twitter RachlanNashidik pada Selasa, 27 Juli 2021.

“Bukan sebaliknya: kampanye disinformasi anonim berbau pro pemerintah untuk memfitnah dan mendiskreditkan oposisi,” tambahnya.

Selain itu, Rachland juga mengenang pernyataan SBY terkait tanggapannya atas demo-demo yang terjadi.

“Menurut SBY, pelakunya tidak perlu dipidana. SBY mengutarakan bahwa ia tidak ingin ada orang dipenjara hanya karena menghina dirinya, termasuk membakar fotonya (Editorial Koran Tempo 15/12/2005),” ungkapnya.

Bagikan