Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial bernama Denny Siregar akhir-akhir ini menyoroti berita viral tentang beberapa santri yang terlihat tutup telinga saat mendengar lantunan musik.
Berdasarkan penelusuran terkini.id, video tersebut viral di media sosial Tiktok dan memperlihatkan seorang santri yang sedang antre menunggu giliran vaksin.
Hal yang menjanggal adalah terlihat seluruh santri kompak menutup telinganya lantaran diduga tak mau mendengar musik yang sedang disetel oleh panitia pelaksana vaksin.
“Masya Allah, santri kami sedang antre vaksin,” ujar suara seorang pria yang diduga sang guru.
“Qodratullah, di tempat vaksin ini diputar musik. Anda lihat jika santri-santri kami tengah menutup telingannya, agar tidak mendengarkan musik ini,” lanjutnya.
- Program Hafalan Juz 30 Pemprov Sulsel Dapat Kritik Denny Siregar: Diketawain Sama China
- Denny Siregar Prediksi Prabowo Subianto Akan Gandeng Gibran Rakabuming Sebagai Cawapres
- Polisi Tak Temukan Proyektil Penembakan Bahar Smith, Denny Siregar: Drama Zonk
- Prediksi Denny Siregar: Pilpres 2024 Hanya Ganjar Vs Prabowo, Anies Makin Lemah
- Denny Siregar: Mau Ibadah Natal Aja Susah, Nabi Pasti Nangis!
Melansir Voi pada Selasa, 14 September 2021, dampak dari tersebarnya video ini, seorang pengguna akun di Twitter langsung bertanya di manakah kejadian santri yang menutup telinga saat mendengar musik tersebut.
“Ada yang tahu ini dari santri mana? Lebay banget sampai menutup kupingnya. Indoktrinasi mengharamkan musik ini gak beda jauh dengan Taliban, ISIS, Al Qaeda & Wahabi Takfiri,” tulis @David_Wijaya03.
Denny Siregar juga menanggapi hal tersebut, ia mengaku heran mengapa hanya dengan mendengarkan musik, hapalan Al-Qur’an bisa hilang seketika.
“Masak cuman dengerin musik doang, hapalan kitab suci bisa hilang ? Ada2 aja,” tulisnya melalui akun Twitternya, dikutip terkini.id.
Ia pun menyindir orang-orang yang merasa kesal atas respons negatif banyak pihak terkait dengan video tersebut.
“Heran, ada yang ngamuk. Buat apa hapal kalo ngamukan,” tandasnya.
Di sisi lain, DS juga merasa heran dengan pembuat video yang tak terima jika santrinya mendapatkan komentar yang tidak mengenakan.
“Kocak juga ya. Mrk yang viralkan video tutup kuping itu, eh pas ada yg komen dgn tafsiran berbeda, mereka jg yg ngamuk,” ucapnya.
“Makanya kalo ga mau dikomenin, gak usah pake video2 segala. Kalo udah di publik, terima apapun komennya. Lagian, hapal doang tapi ngamukan sama jg boong,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
