Terkini.id, Jakarta – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Dewi Tanjung membeberkan enam dosa Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau akrab disapa SBY.
Lewat cuitannya di Twitter, Rabu 27 Januari 2021, Dewi Tanjung menyebut ada enam dosa SBY tkepada bangsa dan negara.
Dosa pertama dan kedua, kata Dewi, yakni terkait kasus mega proyek Century dan Hambalang dimana kedua kasus itu menurutnya terjadi di masa SBY menjabat sebagai presiden RI.
“Ini Dosa SBY kepada Bangsa dan Rakyat 1. Mega Century. 2. Mega Hambalang,” cuit Dewi Tanjung.
Diketahui, kasus Century menjadi salah satu skandal terbesar di Indonesia dengan nilai Rp6,7 triliun.
- HIGAR Segera Buka Cabang Baru di CPI Makassar, Hadirkan Kelas HYROX dan Spinning
- Cegah Anak Tidak Sekolah, Disdukcapil Bersama Disdikbud Jeneponto Sosialisasikan Pemadanan Data Dapodik, ATS Berbasis NIK
- Air Mata Haru Menetes di Tangan Danrem 141 Toddopuli, Rumah Nyaris Rubuh Kini Kokoh Berkat TMMD Ke-128
- Sulsel Kebagian 25 Sapi Kurban Presiden Prabowo, Gubernur Andi Sudirman: Akan Disalurkan ke Wilayah Prioritas
- Serap Aspirasi Warga Biringkanaya, Anggota DPRD Makassar Odhika Cakra Fokus Kawal Perbaikan Jalan
Saat itu, Bank Century yang disebut terancam bankrut dan dikhawatirkan akan berdampak pada perekonomian Indonesia, mendapatkan kucuran dana talangan dari Bank Indonesia.
Sementara dosa SBY yang ketiga, lanjut Dewi, yakni terkait 34 proyek listrik yang mangkrak di masa kepemimpinan Pendiri Partai Demokrat itu.
Selain itu, Dewi Tanjung juga menilai SBY gagal membangun infrastruktur di Indonesia menjadi lebih baik.
“3. 34 Project Listrik Mangkrak 4. Petral 5. Gagalnya Membangun insfratruktur,” ungkapnya.
Dan dosa yang keenam, menurut Dewi Tanjung, yakni SBY di masa pemerintahannya jarang turun ke lokasi bencana alam.
“6. Banyaknya bencana alam tapi SBY jarang turun ke lokasi bencana Cuma 1 kali menginap memakai anggaran negara yang sangat besar,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
