Masuk

Di Depan Jokowi Menteri Bahlil Ajak Peserta Hipmi Teriak Lanjutkan, Nicho Silalahi: Saran Gue Mending Resufle Presiden

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengajak kepada anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) untuk teriak lanjutkan di depan Presiden Jokowi saat merayakan HUT Hipmi ke-50 tahun.

Ajakan Bahlil Lahadalia terhadap peserta Hipmi ini ditanggapi oleh aktivis sekaligus pegiat media sosial, Nicho Silalahi yang menyerukan untuk segera resufle Presiden.

Melalui cuitannya, yang dilihat pada, Sabtu 11 Juni 2022, Nicho Silalahi menyampaikan bahwa tidak ada yang Namanya visi dan misi Menteri yang ada hanyalah visi dan misi presiden.

Baca Juga: Munas Hipmi Ricuh Hingga Adu Jotos, Ketua Panitia Minta Maaf!

“Tidak ada visi dan misi Menteri yang ada visi dan misi presiden”, kata Nicho Silalahi, dikutip dari cuitannya.

Menurut Nicho Silalahi, kata lanjutkan seperti yang disebut oleh Bahlil berasal dari presiden yang diperintahkan kepda Bahlil untuk mengajak Himpi meneriakkan di depannya.

Dengan adanya seruan ini, aktivis itu lantas meminta untuk segera melakukan resufle presiden untuk menghilangkan Bahlil dari kabinet.

Baca Juga: Puan Maharani Hadiri Muktamar Muhammadiyah, Nicho Silalahi: Buat Apa Kalian Undang!

“Jadi teriakan “Lanjutkan” itu atas perintah presiden. Saran gue sih mending resufle presiden aja biar model si Bahlil ini tidak ada lagi di Kabinet, ia gak sih?”, kata Nicho Silalahi.

Sebelumnya, Bahlil menyeruhak yel-yel lanjutkan saat hendak mengakhiri pidatonya di acara HUT Hipmi ke 50. Namun sebelum itu dia mengucapkan yel-yel pengusaha pejuang yang diikuti oleh seluruh peserta.

Bahlil kemudian menyerukan untuk mengucap kata Lanjutkan disela pidatonya yang diikuti oleh seluruh peserta dengan antusias.

“Lanjutkan”, teriak Bahlil.

Baca Juga: Menteri Bahlil Bangga, Ekonomi Indonesia Paling Unggul di G20

“Lanjutkan”, balas para peserta.

Tidak diketahui maksud Bahlil menyerukan kata lanjutkan dalam acara Hipmi, namun ada satu kalimat penutup lagi yang disampaikan oleh Bahlil.

“Paten kali kalian, untuk kebaikan rakyat bangsa dan negara”, tandasnya.