Terkini.id, Takalar – Seorang pegawai Puskesmas di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, nekat bunuh diri diduga karena tak kuat menanggung beban pekerjaan di tempat kerjanya.
Berdasarkan keterangan rilis yang beredar di media sosial, peristiwa bunuh diri pegawai Puskesmas di Takalar itu terjadi pada Senin, 27 November 2023, sekitar pukul 09.40 Wita.
Korban diketahui bernama Nur Alfrida A.Md, Keb (34), warga Lingkungan Tala, Kelurahan Sombalabella, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar.
Pegawai Puskesmas itu nekat bunuh diri dengan cara menggantung dirinya sendiri menggunakan tali.
Menurut keterangan saksi yang merupakan mertua korban, Husain Maru, sekira pukul 09.00 Wita ia masih melihat korban di kamarnya sementara mengerjakan pekerjaan kantor dengan menggunakan laptop.
Saksi kemudian pamit kepada korban untuk keluar beli makanan. Setelah saksi kembali ke rumah, dia langsung menuju kamar korban namun pintu kamar korban dalam keadaan tertutup dan terkunci dari dalam.
“Saksi kemudian memanggil korban untuk makan namun tidak ada jawaban, saksi kemudian mendobrak pintu kamar. Setelah pintu kamar terbuka saksi melihat korban sudah tergantung di atas tali,” tulis keterangan informasi yang beredar di media sosial terkait kronologi kejadian tersebut, dikutip terkini.id dari unggahan akun @teropongmakassar, Senin, 27 November 2023.
Saksi Husain Maru kemudian memanggil saksi lainnya, yakni Muh. Yusuf Dg. Siriwa untuk membantu melepaskan tali dan menurunkan korban.
Adapun hasil identifikasi dari Unit Inafis Polres Takalar yaitu terdapat luka lilitan tali pada leher korban, luka irisan pada pergelangan tangan kiri, luka gores di bawah buah dada sebelah kiri dan luka terbuka pada dada sebelah kiri korban.
“Diduga korban bunuh diri dengan cara mengiris nadi menggunakan pisau dan gantung diri dengan menggunakan tali,” ungkapnya.
Menurut keterangan suami korban, belakangan ini istrinya itu sering mengeluh dengan beban pekerjaan di tempatnya bekerja saat ini dan ingin pindah kantor.
“Korban bunuh diri disinyalir karena beban kerja, dimana menurut suami korban bahwa akhir-akhir ini korban sering melamun dan mengeluh ingin pindah kantor,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
