Terkini.id, Makassar – Astra Motor selaku main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah SulSelBarTra dan Ambon senantiasa ingin andil bagian dalam pengembangan sumber daya manusia khususnya di bidang Pendidikan teknis sepeda motor serta tenaga pengajar SMK.
Keikutsertaan Astra Motor dalam pengembangan SDM ini melalui program Teaching Factory.

Terbukti pada Sabtu 11 Januari 2020 bertempat di SMK Tri Tunggal 45 dilakukan peluncuran program Teaching Factory dan kelas Industri sekaligus peresmian laboratorium service sepeda motor baru.
Acara ini turut dihadiri Manajemen Astra Motor Makassar, Pelaksana Tugas Kadisdik Sulsel H. Asri Sahrun Said, dan Kepala Sekolah SMK Tri Tunggal Aharuddin.
Melalui program ini, Astra Motor Makassar juga menghadirkan promo spesial gratis service dan diskon spare parts untuk 200 unit sepeda motor Honda.

- Honda MCN 2026 Makassar Diserbu Pengunjung, Usung Festival Kuliner Ramah Lingkungan
- Tips Cari Aman Pengereman yang Aman dan Nyaman
- Pahami Aturan dan Cara Aman Menyalip Kendaraan di Jalan Raya
- Semangat Satu Hati Bikers Honda untuk Grand Prix Mandalika 2023
- ASMO Sulsel Boyong Honda Community Saksikan Langsung IATC dan MotoGP 2023 di Mandalika
Manager Technical Service and Department Astra Motor Makassar Nindyatama mengatakan kerja sama yang terjalin apik antara Honda dan SMK sejauh ini adalah bentuk komitmen perusahaan untuk mencetak SDM yang siap bersaing di dunia kerja.
“Bersama-sama SMK Binaan, Astra Motor juga mengukir prestasi dengan setiap tahunnya rutin masuk di 10 besar kontes Guru dan Siswa SMK Binaas Nasional. Puncaknya, kami berhasil meraih prestasi yaitu juara 1 kategori guru tingkat Nasional pada tahun 2019 kemarin,” ujar Nindya.

Nindyatama menambahkan bahwa saat ini SMK Binaan Honda sudah tersebar di wilayah cakupan Astra Motor Makassar sejumlah 20. Masing-masing di Sulsel : 13 SMK Binaan, Sulbar : 1 SMK , Sultra : 6 SMK , serta di Ambon : 1 SMK.
“Harapan kami, di masa yang akan datang program SMK Binaan ini akan terus berkembang dan terus mencetak SDM unggul di Indonesia, Bersama Honda SMK Bisa!,” pungkasnya.
Sementar itu, Kepala Sekolah SMK Tri Tunggal 45 H. Aharuddin menjelaskan Teaching Factory ini merupakan agenda rutin.
Menurutnya, industri dibawa masuk agar selaras dengan kurikulum sekolah, tujuannya agar program yang berjalan bias link and match. Karena itu pihaknya melakukan terobosan baru dengan dibantu stakeholders terkhusus Honda melalui Astra Motor Makassar.

“Banyaknya lulusan SMK yang nganggur karena program yang tidak link and match, hanya link saja. Kami sudah mencoba membahas kurikulum bersama Industri, Honda akan menjamin kualitas sarana serta kurikulum siswa dan guru,”bebernya.
Tahun ini kata dia, secara khusus pihaknya membuat program 70 persen anak-anak di industri dan 30 persen di kelas.
“Hasilnya semenjak kerjasama dengan Honda hamper di tiap bengkel resmi AHASS ada siswa kami di sana. Itu semua tidak akan berjalan tanpa adanya bantuan dari Honda,”tutup Aharuddin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
