Dihadapan Anggota KWT, Milenial ini Jelaskan Efektifitas Penggunaan Tepung Labu Kuning yang Dapat Meningkatkan Pendapatan Petani

Mahasiswa Polbangtan Gowa Lakukan Penyuluhan Terkait Pemanfaatan Tepung Labu Kuning

Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa terus eksis dalam melaksanakan penyuluhan ditengah pandemic Covid-19. Hal ini dilakukan dalam upaya mendorong program kementerian pertanian, meskipun saat ini beberapa wilayah telah melaksanakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan ditengah menjalankan aktivitas puasa ramadhan.

Kepala Badan Penyuluhan Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menambahkan tugas pertanian di saat pandemi harus lebih giat dan tetap produktif. “Para penyuluh tetap harus aktif dan produktif mendampingi petani agar proses budidaya di lahan masing-masing dan pemrosesannya berjalan dengan baik. Jangan sampai ada pangan yang tertahan,” kata Dedi,

Penyuluhan kali ini dilakukan oleh Siska Apriyani yang merupakan mahasiswa tingkat akhir Jurusan Penyuluhan Pertanian Polbangtan Gowa. Siska menjelaskan materinya tentang Efektivitas Penggunaan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) dalam Pembuatan Nugget Ayam dan Analisis Kelayakan Usaha Sebagai Upaya Meningkatkan Pendapatan Kelompok Wanita Tani yang merupakan bagian tugas akhirnya.

Kegiatan penyuluhan kali ini dilaksanakan di Kelurahan Bontoa, Kec. Minasatene, Kab. Pangkep pada Senin 4 Mei 2020. Adapun peserta yang hadir dalam kegiatan ini adalah Kelompok Wanita Tani Sipatokkong.

Senada dengan arahan menteri pertanian yang menginginkan peran positif penyuluh pertanian di pedesaan terus dipertahankan. Peran penyuluh penting agar para petani paham pengelolaan hasil tani yang lebih modern. SYL juga ingin manejemen pertanian modern bisa segera diterapkan secara merata dengan bantuan penyuluh. Ia pun akan melakukan evaluasi setiap saat untuk memaksimalkan hasil panen petani agar bisa terus melimpah.

Baca juga:

“Jangan sampai manajemen tertinggal, kalau sekarang harus lebih kuat bahkan dengan teknologi, semua sudah bisa dihitung, sehingga produktivitas bisa naik 15-20 kali lipat dari apa yang ada,” paparnya.

Dalam penyuluhan ini Siska juga menjelaskan Siska juga menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada wanita tani tentang efektivitas Penggunaan Tepung Labu Kuning yang memiliki banyak manfaat dan dapat digunakan dalam Pembuatan Nugget Ayam. Penyuluhan ini sekaligus memberikan pengetahuan kepada wanita tani jika ingin menjalankan suatu kegiatan usaha dengan memanfaatkan buah labu kuning, mengingat apabila produksi labu kuning melimpah maka harga dipasaran akan lebih murah tetapi jika diolah menjadi produk makanan seperti ditambahkan pada produk olahan nugget ayam maka akan meningkatkan nilai jualnya sehingga dapat pula meningkatkan pendapatan bagi kelompok wanita tani.
Adapun respons wanita tani terhadap penyuluhan yang dilaksanakan sa

ngat baik dan mereka cukup antusias karena materi ini dapat memberikan informasi pengetahuan dan inovasi bagi anggota kelompok wanita tani. (IKL)

Komentar

Rekomendasi

Kecintaannya Terhadap Anak-Anak Dorong Vanessa Menjadi Relawan bagi Pengungsi di Malaysia

Kostratani BPP Gandangbatu Sillanan Kembangkan Varietas Kopi Lokal Toraja

Gelar Aksi Sosial, IMM FISIP Bagikan Paket Ramadhan untuk Warga

Mahasiswa Polbangtan Manfaatkan Masa LFH untuk Bantu Petani Tingkatkan Kualitas Semangka

Penyuluh, Mahasiswa Polbangtan dan Petani Bantaeng Bahu-membahu untuk Percepatan Tanam

BPP Gandangbatu Sillanan Dampingi Petani Kembangkan Kopi Arabika Varietas Lokal Toraja

Mahasiswa Manfaatkan “Waktu Belajar dari Rumah” untuk Tingkatkan Produksi Jagung Petani

Agar Produktifitas Makin Baik, Kualitas Terjaga, Mahasiswa Bantu Petani Kendalikan Gulma

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar