Diiringi Tepuk Tangan, Anak Korban Tarik Tambang Makassar Diberi Beasiswa

Diiringi Tepuk Tangan, Anak Korban Tarik Tambang Makassar Diberi Beasiswa

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Makassar – Beredar video yang memperlihatkan anak dari korban meninggal dunia dalam insiden tarik tambang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan diberi beasiswa senilai Rp50 juta oleh Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin atau IKA Unhas.

Video anak korban tarik tambang di Makassar diberi beasiswa oleh IKA Unhas selaku penyelenggara event tersebut viral usai diunggah akun Instagram @makasar_iinfo, Selasa 20 Desember 2022.

“Anak Korban Tarik Tambang Makassar Terima Beasiswa dari Ketum IKA Unhas,” demikian tertulis narasi dalam video tersebut.

Dilihat dari video itu, nampak anak dari korban meninggal dunia akibat insiden kecelakaan di event tarik tambang itu hadir di sebuah acara yang digelar IKA Unhas.

Anak korban yang berusia remaja tersebut terlihat sedang berdiri di atas podium panggung acara itu. Sementara di sampingnya, juga berdiri salah seorang dari pengurus IKA Unhas mengenakan jas almamater merah.

Baca Juga

“Izinkan kami memberikan beasiswa 50 juta kepada anak ini untuk melanjutkan pendidikan,” ujar pengurus IKA Unhas yang berdiri di samping remaja tersebut.

Pemberian beasiswa kepada anak dari korban itu pun sontak disambut tepuk tangan oleh para peserta acara yang memenuhi ruangan itu.

Selain itu, pengurus IKA Unhas tersebut juga meminta kepada remaja itu jika ke depannya ia memiliki masalah segera disampaikan agar bisa ditindaklanjuti oleh Ketua Umum IKA Unhas.

“Nak, kalau ada masalah sampaikan, kalau tidak bisa ditangani akan ditindaklanjuti ke ketua umum (IKA Unhas),” pesannya kepada remaja itu.

View this post on Instagram

Sikap IKA Unhas yang membuat acara penyerahan beasiswa kepada anak dari korban event tarik tambang itu menuai sorotan dari warganet.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.