Terkini.id, Jakarta – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sedang ramai di media sosial karena diisukan akan maju sebagai calon presiden berpasangan dengan Anies Baswedan.
Namun, Susi menjadi berang karena beredarnya akronim untuk Susi-Anies, yakni ASU.
Susi menyampaikan kegeramannya itu juga lantaran narasi yang dibumbui dengan akronim ASU itu disebar dalam grup WhatsApp bernama “TNI & Polri NKRI”.
Isi grup tersebut dicapture oleh Susi Pudjiastuti.
“ASU, capres cawapres 2024. Anies-Susi disingkat ASU. Test the waternya diuju pada Pilkada DKI 2022 nanti,” begitu tulis di grup WhatsApp capture Susi Pudjiastuti.
- PT Vale Gercep Salurkan Bantuan ke Korban Angin Puting Beliung dan Banjir di Pomalaa
- Bekerjasama dengan Sulawesi Berlian Motor, Mitsubishi Buka Diler Perdana di Gowa
- Revitalisasi Pasar Bulukumba Masih Ditelusuri Aparat Penegak Hukum
- Tim Hukum Eks Anggota Baznas Enrekang Beberkan Kekeliruan Jaksa: ZIS Bukan Anggaran Negara
- Tak Perlu ke Luar Sulawesi, Fasilitas MRI dan Endoskopi Kini Hadir di Primaya Hospital Hertasning
Susi Pudjiastuti pun berkomentar geram.

“Group WA dengan nama terhormatpun Anda pakai untuk sebarkan fitnah,” kata Susi.
Netizen pun berkomentar. Salah satunya meminta Susi untuk mengusutnya.
Susi pun mengaku sudah mengirimkan pesan ke penyebar isu tersebut.
“Saya sudah japri kasih tahu dia, saya sudah viralkan pesannya,” kata Susi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
