Dinkes Belum Tahu Berapa Jumlah Jatah Vaksin Jeneponto, Tahap Pertama Untuk Nakes

Dinkes Belum Tahu Berapa Jumlah Jatah Vaksin Jeneponto, Tahap Pertama Untuk Nakes

FD
Syarief
Fachri Djaman

Tim Redaksi

Terkini.id, Jeneponto – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jeneponto belum mendapatkan informasi berapa jumlah alokasi vaksin Covid-19 tahap pertama dari Dinkes Provinsi Sulawesi Selatan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan yang juga juru bicara Satgas Covid-19 Jeneponto, Suryanigrat, saat ditemui di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, Kamis, 7 Januari 2021.

“Informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel sudah tiba 30 ribu vaksin, itu berarti baru setengahnya dari jumlah yang dibutuhkan untuk Sulsel, jatah untuk Jeneponto belum ada informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi,” ungkap Suryanigrat.

Lebih lanjut, Suryanigrat mengatakan, untuk vaksin di tahap pertama akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan yang merupakan garda terdepan penanganan Covid-19 di Jeneponto.

“Jumlah Nakes di Jeneponto 2.812 orang, itu terdiri dari Nakes Dinas Kesehatan sebanyak 183 orang,  Nakes Puskesmas sebanyak 1575 orang yang tersebar di 19 Puskesmas di Jeneponto, nakes RSUD Lanto Daeng Pasewang sebanyak 1054,” jelasnya.

Baca Juga

Suryanigrat memperkirakan jumlah vaksin yang akan datang di Jeneponto seperdua dari jumlah tenaga kesehatan.

“Kemungkinan besar jumlah vaksin Covid-19 ditahap pertama ini minimal 50 persen dari 2.812,” ujar Suryanigrat.

Ditanya terkait tempat penyimpanan vaksin, Suryaningrat mengaku sudah dipersiapkan.

“Kalau vaksin datang akan disimpan di ruang farmasi yang telah kita siapkan sesuai SOP penyimpanan vaksin,” terangnya.

Dian menambahkan, dalam proses distribusi, Dinas Kesehatan akan melibatkan semua pihak di Satgas Covid-19.

“Kita berharap penyaluran dan pelaksanaan vaksin dapat berjalan lancar sehingga bisa mempermudah upaya menekan penyebaran Covid-19 di Jeneponto,” harapnya.

Menurutnya, Dinas Kesehatan tetap akan tetap mengkampanyekan 3 M dalam menekan sebaran Covid-19.

“Meski vaksin sudah ada, sosialisasi penerapan 3M ini akan terus dilakukan untuk semakin mempersempit sebaran Covid-19,” tutup Suryanigrat.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.