“Setelah kami tolak mereka ambil kayu dan juga keluarin sajam kalau nda salah liat buat ngancam, katanya “cepat pak, saya nda mau ribut, ayo cepat!”,” tuturnya.
Para preman itu tetap ngotot meminta uang sebanyak Rp 200 ribu kepada korban. Akhirnya, penumpang kapal itu memberi uang Rp 100 ribu agar ia dan keluarganya bisa dilepas oleh para pelaku pemalakan tersebut.
“Setelah itu mereka ada yg jaga di depan mobil kakak saya, di belakang dan juga ada yg pegang pintu mobil agar tidak di tutup sampai kami kasi uang, mereka minta uang 200k tapi kami tolak, jadi kami kasi 100k saja supaya mereka mau lepas kami,” ujar sang penumpang.
Terpisah, Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Yudi Frianto mengatakan pihaknya belum menerima laporan terkait kejadian itu.
Oleh karena itu, Yudi meminta kepada keluarga penumpang kapal itu atau pihak korban yang dipalak preman dan diancam dengan senjata tajam tersebut untuk segera melaporkan insiden itu ke aparat agar dilakukan penyelidikan.
- Pelindo Multi Terminal Siap Dukung Hilirisasi dan Komoditas Baru di Indonesia Timur
- Dirut Pelindo Dorong Layanan Pelabuhan Lebih Aman dan Efisien di Makassar
- Sinergi Pelindo-Pemkot Makassar Dorong Modernisasi Kawasan Pelabuhan
- Arus Penumpang Lebaran 2026 Naik 10,41 Persen, Pelindo Regional 4 Layani 758 Ribu Orang
- Arus Mudik Pelindo Regional 4 Naik 8,25 Persen, Balikpapan dan Makassar Jadi Pelabuhan Tersibuk
“Pasti diselidiki. Nanti disuruh orangnya melapor,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
