Disebut “Celeng”, Kader PDIP Pendukung Ganjar Sebut Masih Mengikuti Megawati Soekarnoputri

Disebut “Celeng”, Kader PDIP Pendukung Ganjar Sebut Masih Mengikuti Megawati Soekarnoputri

M. Herdian Fajar
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Disebut “celeng” terkait kader yang deklarasi Ganjar Pranowo sebagai calon presiden, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Purworejo Albertus Sumbogo menanggapi jika ia masih mengikuti apapun keputusan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum.

“Bagi saya, saya masih dalam barisan. Hak bicara, hak aspirasi itu dijamin oleh aturan. Saya tidak memutuskan yang harus jadi Ganjar, bukan. Aspirasi masyarakat ini kan perlu ditampung,” kata Albertus kepada KOMPAS TV, Senin 11 Oktober 2021.

Albertus yang juga Ketua DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) melihat sejumlah survei yang memperlihatkan elektabilitas tinggi Ganjar Pranowo.

“Belum (memberi masukan ke PDI-P). Jadi kita masih mengorganisasi diri untuk pewacanaan bersama-sama dengan teman-teman relawan Ganjar yang lain,” ujar Albertus.

Ia mengaku, sebagai kader PDIP, akan mengikuti apapun keputusan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum.

Baca Juga

Dilansir dari kompas, Selasa 12 Oktober 2021, “Kalau saya secara pribadi, iya (menerima apapun keputusan Ketua Umum). Tapi, teman-teman ini kan bukan hanya orang PDI Perjuangan. Ada banyak komponen masyarakat yang bersama saya,” ucap Albertus.

Ia mengatakan, Seknas Ganjar Indonesia di Purworejo berasal dari berbagai kalangan, mulai advokat, pedagang, seniman, tokoh rohaniwan, anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM) hingga relawan Jokowi.

“Dia beralasan sebagai orang Purworejo ingin mendukung orang baik dari Purworejo untuk menjadi capres 2024,” tambah Albertus.

Menurutnya, simpatisan dan kader PDIP yang mendukung Ganjar tidak melanggar aturan partai dan hanya menyampaikan aspirasi sebelum Megawati memutuskan capres dari partai banteng itu untuk Pilpres 2024.

“Ikhtiar politik ini supaya memengaruhi Bu Mega, bisa juga lebih objektif memandang kader PDIP yang baik dan memang punya kans menang,” kata Albertus.

Di sisi lain, ia mengaku siap menerima sanksi hingga pemecatan sebagai kader PDIP, bila dinilai melanggar aturan partai.

“Saya sudah siap kok, kan sudah saya katakan sejak awal, kalau itu dianggap melanggar aturan partai. Diberi sanksi sampai dengan pemecatan sebagai pribadi, saya siap,” tegas Albertus.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.