Disinfolahtad Serahkan Pembangunan Sistem Informasi Kodam XVIII/Kasuari

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terkini.id, Manokwari-Subjek utama dari pemanfaatan teknologi dan informasi adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengawakinya, sehingga kita harus mulai mengubah mind set culture set dan pola kerja manual ke pola kerja yang memanfaatkan Information Technology (IT) atau Teknologi Informasi (TI).

Hal itu disampaikan Panglima Kodam (Pangdam) XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVIII/Kasuari Brigjen TNI Dedi Sambowo, pada acara penyerahan pembangunan Sistem Informasi (Sisfo) Kodam XVIII/Kasuari Tahun Anggaran (TA) 2018 dan sosialisasi peran Komandan Satuan (Dansat) dalam pemanfaatan Sisfo oleh Tim dari Dinas Infomasi dan Pengolahan Data Angkatan Darat (Disinfolahtad) dari Jakarta, Kamis 12 Desember 2019 di Ruang Yudha Makodam XVIII/Kasuari, Arfai I, Manokwari, Papua Barat.

Selanjutnya dikatakan Pangdam, salah satu manfaat dari Sisfo adalah menyajikan data secara cepat, tepat, dan akurat sehingga dapat membantu pimpinan dalam mengambil keputusan yang tepat pula.

”Dengan demikian, peranan setiap Dansat dalam pemanfaatan Sisfo penginput data harus bisa menjamin validitas data masing-masing. Dalam hal ini, peran Dansat adalah sangat vital dalam melaksanakan fungsi pengawasan dan pengendalian terhadap pemanfaatan Sisfo di satuan masing-masing, sekaligus mendorong terwujudnya pola pikir dan pola kerja berbasis IT,” ujar Mayjen Joppye.

Sementara itu, Sekretaris Disinfolahtad (Sesdisinfolahtad) Kolonel. Chb Martanto Dwi, S.H.M.Si (Han) selaku Ketua Tim dari Disinfolahtad yang membacakan amanat tertulis Kepala Disinfolahtad (Kadisinfolahtad) Brigjen TNI Dr. Nugraha Gumilar, M.Sc. mengatakan, mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dengan sasaran terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan berkepribadian berlandaskan Gotong Royong serta memedomani 5 Arahan Utama Presiden RI yakni Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), Pembangunan Infrastruktur, Penyederhanaan Regulasi, Penyederhanaan Birokrasi, dan Transformasi Ekonomi, maka peran Teknologi Informasi dirasa sangatlah tepat untuk menjawab arahan Presiden tersebut.

Terkait itu, dengan selesainya pembangunan Sisfo Kodam XVIII/Kasuari, Kadisinfolahtad sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam kegiatan pembangunan Sisfo Kodam XVIII/Kasuari berkewajiban untuk menyerahkan hasil kegiatan pembangunan Sisfo tersebut kepada penggunanya yaitu Kodam XVIII/Kasuari.

“Sisfo yang dibangun terdiri dari Aplikasi Intel, Ops, Pers, Log, Ter, dan Inspektorat sesuai dengan kebutuhan Kodam XVIII/Kasuari dari hasil assesment kepada user (pengguna), yang dilaksanakan sebelum pembangunan Sisfo,” kata Kadisinfolahtad.

Materiil Sisfo, lanjutnya, telah tergelar di seluruh satuan jajaran Kodam XVIII/Kasuari, kecuali satuan baru yang pada saat pelaksanaan pembangunan belum terbentuk. Untuk satuan baru tersebut, rencananya akan dipenuhi pada TA. 2020.

“Pelatihan terhadap pengguna di satuan jajaran (Satjar) Kodam XVIII/Kasuari telah dilaksanakan, agar personel yang ditunjuk dapatbmengoperasikan Sisfo Kodam XVIII/Kasuari dengan baik dan benar untuk menghasilkan informasi yang cepat dan tepat bagi pimpinan,’’ ujar Brigjen TNI Dr. Nugraha Gumilar, M.Sc.

Di bagian lain, Sesdisinfolahtad mengungkapkan bahwa mekanisme kerja sistem informasi dipergunakan untuk mendukung keputusan pimpinan. Keputusan tersebut akan menjadi benar apabila ada input data yang dilakukan oleh Satuan Kerja (Satker). Data tersebut akan diolah ke aplikasi.

“Aplikasi sudah kami buat yaitu Aplikasi Sisfo khususnya di Kodam XVIII/Kasuari sebagai wadahnya. Ia akan mengeluarkan output atau informasi yang bisa mempengaruhi keputusan pimpinan, kalau dari Satker selalu menginput data dan selalu meng-updatenya,” ungkap Kolonel Martanto.

Bila tidak di-update, tambahnya, maka aplikasi tidak akan bekerja. Aplikasi hanya sebagai media untuk mengubah data.

“Kalau data dari Satuan Bawah (Satwah) tidak di-update maka data output akan begitu-begitu saja. Oleh sebab itu, kami mohon kepedulian para Dansat untuk selalu meng-update data dari satuannya, sehingga data tersebut bisa dijadikan informasi bagi pimpinan dalam pengambilan keputusan. Peran Dansat dalam memanfaatkan Sisfo, juga untuk mendukung kinerja satuan,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, diantaranya Danrem 181/PVT, Danrindam, dan para pejabat di lingkungan Kodam XVIII/Kasuari.

Komentar

Rekomendasi

Simpul Pena, Resmi Dilantik Ini Pesan Ketua Agupena

Puluhan Warga Binaan Rutan dan Lapas Bulukumba Mengikuti Kegiatan Dirosa

Gerakan Intelektual Muda Indonesia Timur (GIMIT) Menggelar Diskusi Publik

Pembangunan Persemaian Modern Mendukung Wisata Labuan Bajo

Mempertegas Hanya Satu Kepengurusan Sah, KNPI Maros Gelar Rapat Pleno

Meninggal Saat Berlayar, Jasad Pelaut Asal Enrekang Dilarungkan di Laut

Lanjutkan Program 1000 Lapak Berkah, YBM PLN dan IZI Sulsel Lakukan Ini

Harga Ayam Naik Berdasarkan Data Pemerintah, Peternak Justru Keluhkan Harga yang Anjlok

Pendiri Sekaligus Dewan Pembina MER-C, Joserizal Jurnalis Meninggal Dunia

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar