Terkini, Makassar — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata (Dispar) terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mendorong pengembangan sektor ekonomi kreatif di daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi antara jajaran Dinas Pariwisata Kota Makassar dan Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif, Dessy Ruhati, di Phinisi Point Mall Makassar, Jumat (10/7/2026).
Pertemuan itu menjadi momentum strategis untuk menjajaki peluang kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan Kementerian Ekonomi Kreatif, khususnya dalam penguatan ekosistem serta peningkatan daya saing pelaku industri kreatif.
Audiensi diikuti Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Makassar bersama Kepala Bidang Ekonomi Kreatif serta Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Dalam pertemuan tersebut, Dessy Ruhati memaparkan tiga program unggulan atau flagship Kementerian Ekonomi Kreatif, yakni Aktivasi Desa Kreatif, Creative Hub, dan Creative by Indonesia.
- Soal Oknum Anggota DPRD, DPW PKB Sulsel Tegas, Terbukti Melanggar Hukum, Dipecat dari Partai
- Perkuat Jejaring Antardaerah, Aliyah Sambut Wakil Wali Kota Bengkulu
- Diskominfo Makassar Perluas Sosialisasi PP TUNAS hingga Wilayah Kepulauan
- Di Bawah Kepemimpinan Appi-Aliyah, Makassar Jadi Magnet Daerah Lain untuk Belajar Inovasi Pemerintahan
- Tak Lagi Semrawut, Pasar Senggol Makassar Hadir dengan Wajah Baru yang Lebih Tertib
Ketiga program tersebut dirancang sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus meningkatkan kapasitas dan daya saing para pelaku kreatif di berbagai daerah di Indonesia.
“Tiga program flagship Kementerian Ekonomi Kreatif, yakni Aktivasi Desa Kreatif, Creative Hub, dan Creative by Indonesia, menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif serta meningkatkan daya saing pelaku kreatif di Indonesia,” kata Dessy Ruhati.
Selain membahas program unggulan, pertemuan tersebut juga membuka pembicaraan mengenai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan Pemerintah Kota Makassar.
Kolaborasi itu diharapkan mampu menghadirkan program konkret yang memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Makassar.
“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan talenta kreatif, penguatan ruang kreatif, serta perluasan akses pasar bagi produk dan karya kreatif lokal,” demikian harapan yang mengemuka dalam pertemuan tersebut.
Dengan potensi sumber daya manusia dan industri kreatif yang terus berkembang, Makassar dinilai memiliki peluang besar untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di kawasan Indonesia Timur.
Sinergi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif diharapkan tidak hanya memperkuat kelembagaan dan ruang kolaborasi, tetapi juga memperluas kesempatan bagi pelaku kreatif lokal untuk mengembangkan karya, membangun jejaring, dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
