Terkini, Makassar — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperluas sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP TUNAS.
Edukasi mengenai perlindungan anak di ruang digital tersebut tidak hanya menyasar sekolah-sekolah di wilayah daratan, tetapi juga telah menjangkau sekolah di kawasan kepulauan Kota Makassar.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, mengatakan perluasan sosialisasi menjadi bagian dari komitmen Pemkot Makassar untuk memastikan seluruh anak, orang tua, guru, dan masyarakat memperoleh pemahaman yang sama mengenai pentingnya penggunaan teknologi dan media sosial secara aman.
“Tentu ini merupakan implementasi PP Nomor 17 Tahun 2025 atau PP TUNAS. Tahun ini kami bersama sejumlah OPD telah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah,” ujar Roem di Media Center Balai Kota Makassar, Jumat (10/7/2026).
“Bahkan dua minggu lalu kami juga mengunjungi sekolah-sekolah di wilayah kepulauan untuk memberikan edukasi yang sama mengenai PP TUNAS,” lanjutnya.
- Soal Oknum Anggota DPRD, DPW PKB Sulsel Tegas, Terbukti Melanggar Hukum, Dipecat dari Partai
- Perkuat Jejaring Antardaerah, Aliyah Sambut Wakil Wali Kota Bengkulu
- Dispar Makassar Jajaki Kolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif, Tiga Program Unggulan Dibahas
- Di Bawah Kepemimpinan Appi-Aliyah, Makassar Jadi Magnet Daerah Lain untuk Belajar Inovasi Pemerintahan
- Tak Lagi Semrawut, Pasar Senggol Makassar Hadir dengan Wajah Baru yang Lebih Tertib
Menurut Roem, PP TUNAS hadir sebagai kebijakan nasional untuk memperkuat perlindungan anak di tengah semakin masifnya penggunaan teknologi dan media sosial.
Kebijakan tersebut bukan bertujuan melarang anak mengenal teknologi, melainkan memastikan mereka mengakses media sosial pada usia yang tepat serta telah memiliki kesiapan mental dan psikologis.
“Kebijakan ini tidak bertujuan melarang anak belajar teknologi, melainkan menunda paparan media sosial hingga anak benar-benar siap secara mental dan psikologis,” tegasnya.
Kampanyekan “Tunggu Anak Siap”
Roem menjelaskan, semangat utama PP TUNAS diwujudkan melalui kampanye “Tunggu Anak Siap”. Gerakan tersebut mendorong penggunaan media sosial sesuai usia dan tingkat kematangan anak.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
