District Multi-Stalkehokder Forum (DMF) Program Yess PPIU Sulawesi Selatan digelar di Kabupeten Bulukumba

District Multi-Stalkehokder Forum (DMF) Program Yess PPIU Sulawesi Selatan digelar di Kabupeten Bulukumba

R
Polbangtan
Redaksi

Tim Redaksi

Sebanyak 45 peserta ikut hadir dalam kegiatan District Multi-Stalkehokder Forum (DMF) Program Yess PPIU Sulawesi Selatan yang diselenggarakan di Ruang Pertemuan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kab. Bulukumba (BAPEDA) Kabupaten Bulukumba pada hari Rabu tanggal 23 September 2020.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan Kab. Bulukumba Junaidi Abdillah, SE., M.Si didampingi oleh Direktur Polbangtan Gowa, Kepada Dinas TPHP Kab. Bulukumba, serta Kepala Bapeda Kab. Bulukumba. 

Adapun peserta DMF adalah para stakeholder Program Yess di Kabupaten Bulukumba, yang berasal dari Perbankan, Balai Penyuluhan Pertanian, Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S), serta dinas-dinas yang ikut terlibat dalam kegiatan ini. 

Dalam sambutan pembukaan, Junaidi Abdillah mengharapkan seluruh pihak dapat memberikan kontribusi dan membantu mensosialisasikan Program Yess kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bulukumba. 

“Saya juga ingin agar para stakeholder dapat melibatkan BUMD-BUMD didalam Program Yess ini. Semoga program ini bisa berjalan dengan baik, mampu dijalankan secara maksimal, serta mendapatkan pengawasan dan pendampingan sebaik mungkin” sambungnya. 

Baca Juga

Dalam kegiatan ini pula, Dr. Ir. Syaifuddin, MP selaku Direktur Polbangtan Gowa memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para stakeholder di Kabupaten Bulukumba atas kontribusi dan dukungannya kepada Program Yess ini sehingga tercapainya program-program kerja hingga saat ini. 

“Kegiatan hari ini dapat dijadikan platform bertemunya beberapa komponen atau stakeholder dalam menjalin sinergitas, juga dalam penyusunan laporan serta evaluasi kerja” tutup Syaifuddin.

Sebagai penutup, Program Yess akan memberikan bantuan berupa sarana IT kepada 7 (tujuh) BPP yang ada di Kabupaten Bulukumba sebagai upaya optimalisasi kegiatan dari Program Yess serta kegiatan pembangunan pertanian lainnya, khususnya Kostratani.

Seperti yang kita ketahui bahwa Kementerian Pertanian telah berkomitmen untuk melahirkan wirausaha milenial dari sektor pertanian melalui Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP), setelah itu Kementan bekerjasama dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) kembali akan menciptakan wirausaha milenial yang tangguh dan berkualitas melalui Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL). Sektor pertanian menjadi andalan dan harapan bahkan tulang punggung. “Merupakan tanggung jawab bersama dalam menyediakan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia dan merupakan kekuatan spirit bagi keluarga besar Kementerian Pertanian dan semua pelaku dan pemerhati pembangunan pertanian,” tegas SYL.

Kepala Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi sangat mengapresiasi Program YESS. Program ini sebagai bentuk untuk mencetak wirausahawan muda milenial yang berkualitas pada sektor pertanian. Beberapa negara berhasil membangun sektor pertaniannya, dikarenakan usaha agribisnisnya,” ungkapnya.
 
Dedi berharap melalui program YESS bisa melahirkan regenerasi pertanian yang handal dengan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia dari perdesaan, juga meningkatnya jumlah wirausaha muda di bidang pertanian.  Sehingga sektor pertanian akan menjadi lapangan kerja menarik, untuk menekan pengangguran. (ARD)

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.