Terkini.id, GOWA – Komitmen Kementerian Pertanian (Kementan) untuk meningkatkan kualitas SDM Pertanian serta menjadikan insan pertanian maju, mandiri dan modern terus dibuktikan. Salah satu program yang saat ini gencar dilaksanakan oleh Kementan adalah Pelatihan Petani dan Penyuluh yang dilakukan secara bertahap, 7 hingga 14 Agustus 2021.
Gelombang 16 pelatihan yang dilakukan secara virtual, difasilitasi Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa, 14 Agustus 2021. Kegiatan ini berisi efesiensi untuk tiingkatkan produktivitas.
Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) BPPSDMP Kementan, menyediakan dua kanal Zoom Meeting dan Streaming melalui Youtube agar seluruh peserta dapat mengakses kegiatan pelatihan. Tercatat sebanyak 1.278 akun petani dan penyuluh terpantau mengikuti pelatihan melalui kanal zoom.
Melalui pelatihan ini, Kementan melakukan penguatan pertanian melalui peningkatan produktivitas pertanian.
Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang disampaikan secara virtual pada saat pembukaan pelatihan minggu lalu.
- Polbangtan Dukung Program Cetak Sawah di Gowa, Kapusdiktan Dorong Mahasiswa Terlibat Wujudkan Swasembada Pangan
- Siapkan Generasi Unggul, Polbangtan Kementan Kukuhkan Mahasiswa Baru
- Job Fair Polbangtan Gowa Buka Peluang Kerja Bagi Ratusan Pencari Kerja
- Cetak Wirausaha Muda Pertanian, Inilah Gebrakan Polbangtan Kementan
- Polbangtan Gowa Sukses Audit Surveillance ISO, Menjamin Penyelenggaraan Pendidikan Bermutu dan Berkelanjutan
“Ketika hampir semua sektor negatif ditahun 2020 justru sektor pertanian tumbuh positif sebesar 1,75% dan pada triwulan pertama tahun 2021 tumbuh positif 2.95%. Momentum ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kita harus membangun pangan Indonesia dan kesejahteraan petani bisa meningkat secara signifikan. Petani profesi yang menjanjikan, profesi yang sejahtera, dan kita harus membuat generasi muda lebih berminat petani,” tutur Presiden Jokowi.
Presiden menyambut inisiatif Kementerian Pertanian untuk melakukan pelatihan ini. Akses KUR dari perbankan BRI, BNI, Mandiri harus dimanfaatkan dengan baik untuk peningkatan agribisnis di bidang pertanian.
“Kepada petani dan penyuluh pertanian terus belajar pengembangan diri dan tingkatkan pengetahuan dibidang teknis dan manajemen. Harus aktif belajar sendiri bersama masyarakat,” katanya.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pun mengatakan hal serupa.
“Alam Indonesia yang melimpah harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh kita semua,” katanya.
Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, yang juga menjadi pemateri, mengatakan untuk mendongkrak produktivitas dan menekan harga pokok produksi dengan cara inovasi teknologi.
“Pertanian itu maju, mandiri, dan modern. Maju yang berarti produktivitas harus naik terus dan efisiensi harus meningkat. Mandiri yakni mampu berdiri di atas kaki sendiri, tidak boleh tergantung orang lain apalagi dalam hal pangan. Modern berarti pemanfaatan varietas tinggi dan alat dan mesin pertanian serta internet of things,” ujarnya.
Dedi mengatakan praktik efisiensi salah satunya penggunaan pupuk yang berimbang dapat meningkatkan produktivitas tetapi harus sesuai dengan kebutuhan tanaman dengan mengkuti 5 asas tepat dalam pemupukan berimbang yakni tepat jenis, dosis, tepat waktu, tepat bentuk/formula, tepat cara.
Selain Kepala BPPSDMP, kegiatan ini dihadiri juga Direktur Polbangtan Gowa, Direktur Pembiayaan Pertanian, Ditjen PSP, Tim Bank BNI, Mandiri, dan BRI.
Tema dari pertemuan ini adalah Kebijakan Pemupukan, Program Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan Strategi Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Direktur Polbangtan Gowa, Syaifuddin Anwar menjelaskan pupuk sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produksi. Karena curah hujan di Indonesia tegolong kecil sehingga unsur hara mudah tercuci sehingga dibutuhkan pemberian pupuk untuk meningkatkan produktivitas tanaman.
“Kami harapkan peserta pelatihan untuk mengikuti sesi ini secara optimal,” ujarnya.
Di akhir sesi, Gede Edy Prasetya selaku Asisten Deputi PMLK Kemenko Ekonomi, Keuangan, dan Industri dan Chandra dari Tim Divisi Mikro Kredit Bank BNI serta Dosen dari Polbangtan Gowa yang membawakan materi tentang KUR.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
