Terkini.id, Jakarta – Pihak Reuni 212 membantah adanya tudingan terkait dukungan yang diberikan kepada Gubernur DKI Jakarta jelang Pilpres 2024 mendatang.
Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Steering Comittee Reuni Akbar 212, Yusuf Muhammad Martak pada konferensi pers, Sabtu 4 Desember 2021.
Yusuf dengan tegas mengatakan bahwa pihaknya sama sekali tidak mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Pilpres 2024.
“Enggak, enggak sama sekali (mendukung Anies Baswedan). Kami tidak ada wilayah dukung mendukung. Masih konsentrasi menyelesaikan permasalahan-permasalahan,” ucap Yusuf, dikutip dari JPNN, Minggu 5 Desember 2021.
Ia juga menambahkan, jika pihaknya saat ini tidak ingin memikirkan persoalan politik.
- Pekan ini PKB Sulsel Akan Bentuk Tim Desk Pilkada 2024 dan Akan Membuka Pendaftaran
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Pilpres Terburuk Dalam Sejarah Republik
- Data Masuk 11 Persen, Prabowo-Gibran Unggul di 20 Kabupaten/Kota di Sulsel
- Real Count, Prabowo-Gibran Unggul di 33 Provinsi di Indonesia
“Kami masih banyak pekerjaan, PR kami masih banyak, Habib Rizieq masih di dalam (penjara), Habib Hanif juga masih di dalam. Jadi, enggak, belum kepikiran untuk ke politik,” tutur Yusuf.
Dalam kesempatan itu, Yusuf juga menyebutkan bahwa pihaknya belum bisa menentukan sikap bakal mendukung siapa pada Pilpres 2024 mendatang.
“Belum, belum (mendukung siapa pun),” ucap Yusuf.
Diketahui, nama Gubernur Anies Baswedan kini tengah ramah diperbincangkan oleh kalangan publik. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu disebut-sebut akan maju sebagai salah satu kandidat Calon Presiden 2024.
Mengingat kedekatan dan dukungan aksi 212 pada saat Pilkada DKI Jakarta lalu, tentu membuat publik berspekulasi jika Anies akan kembali didukung oleh peserta maupun panitia 212.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
