Diterjang Angin Puting Beliung, Atap SDI 220 Bumbungloe Jeneponto Hancur

Diterjang Angin Puting Beliung, Atap SDI 220 Bumbungloe Jeneponto Hancur

EP
Syarief
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jeneponto – Bukan hanya rumah milik warga Kabupaten Jeneponto yang menjadi korban hujan deras yang disertai angin kencang, namun gedung Sekolah Dasar Inpres (SDI) nomor 220 Bumbungloe Desa Bonto Lebang Kecamatan Kelara juga hancur diterjang Angin Puting Beliung.

Terlihat atap dan plafon ruangan kelas IV, V dan VI sekolah tersebut hancur sehingga gedung itu tidak layak untuk dipakai proses belajar mengajar.

“Tadi pagi saya kaget melihat kondisi sekolah yang sebagian atapnya sudah tidak ada, atap seng kelas IV, V dan VI berhamburan, plafon nyaris rubuh,” kata Kepala SDI 220 Bumbungloe, Saidil Amin kepada terkini.id, Senin, 6 Januari 2020.

Menurutnya, tiga ruangan gedung sekolahnya tidak layak untuk ditempati melaksanakan proses belajar mengajar.

“Tiga ruangan kelas itu membahayakan anak-anak jika ditempati untuk melakukan proses belajar mengajar, takutnya plafon rubuh dan kalau hujan pasti air mengguyur ruangan,” ungkapnya.

Diapun berencana menggabungkan dengan kelas lain untuk melakukan proses belajar mengajar.

“Rencananya kita akan gabungkan di ruang kelas 1,2 dan 3, supaya proses belajar mengajar tetap berlangsung, sambil kita koordinasikan dengan Dinas Pendidikan atau pihak yang bisa untuk membantu,” ujarnya.

Sampai berita ini diturunkan, terkini.id, belum mengkonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.