Ditetapkan Tersangka, Risman Pasigai Siapkan Langkah Hukum

Wakil Ketua DPD Golkar Sulsel, Muhammad Risman Pasigai

Terkini.id, Makassar – Politikus Partai Golkar Sulsel, Risman Pasigai, ditetapkan tersangka dalam kasus pencemaran nama baik.

Eks Juru Bicara Calon Gubernur Nurdin Halid itu ditetapkan tersangka setelah Polda Sulsel melakukan gelar perkara pada Kamis 7 November 2019.

Risman sebelumnya dilaporkan oleh Muhammad Bazra atas kasus pencemaran nama baik yang merugikan Rusdi Abdullah atau Rudal.

“Peristiwa pencemaran nama baik tersebut terjadi pada saat Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulsel pada 26 Juli lalu di Novotel Makassar,” terang Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani melalui keterangan tertulis, Jumat 8 November 2019.

Rusdin Abdull
Rusdin Abdullah

Saat itu, Risman memberikan pernyataan di media bahwa kader-kader Rusdin Abdullah yang datang untuk mengacaukan acara Musda Partai Golkar Sulsel.

Saat itu, kader Partai Golkar Hamzah Abdullah dan Muh Taufik membagikan selebaran di tengah Musda. Isinya soal penolakan dan protes Musda Golkar.

Aksi bagi-bagi selebaran tersebut dilakukan atas inisiatif sendiri, tidak ada perintah orang lain.

Kepada media, Risman Pasigai mengeluarkan pernyataan:

“Ini adalah kader-kadernya Rusdin Abdullah (Rudal) yang datang mau mengacaukan acara MUSDA partai Golkar Sulsel dan beberapa hari lalu sudah menyebar sms ke mana-mana untuk melaksanakan aksi demo dan saksi imbauan kepada RUDAL sebagai senior saksi dan Bendahara Partai Golkar Sulsel kalau fair datang ke sini jagan bikin ribut Acara Musda. Kalau fair, datang pak Rudal kesini jagan suruh orang dan ini orangnya Rudal suruhannya pak Rusdin Abdullah, bendahara partai Golkar yang mau bikin ribut disini.”

Upaya Hukum Risman dan Partai Golkar

Atas status tersangka tersebut, Risman Pasigai siap menghadapi secara hukum. Dia mengaku Tim Hukum Partai Golkar kini telah menyiapkan semua materi hukum terkait masalah tersebut.

Berikut pernyataan resminya:

Alhamdulillah, saya dan Partai Golkar akan hadapi secara hukum, Insya Allah saya hadapi dengan senyum.

Teman- teman media
Yang Saya hormati…

Saya tidak malu, ini kasus politik, bukanji korupsi atau narkoba.

Doakan saja, semoga semua baik-baik saja

Saya masih di Jakarta ada kegiatan, saya juga belum dapatkan suratnya secara langsung, tapi apapun itu, Insya Allah kami taat hukum dan kami akan hadapi proses ini dengan baik.

Tim Hukum Partai Golkar Sulsel sudah mempersiapkan semua materi hukumnya, karena ini semua terjadi atas nama Partai Golkar

Apa yang terjadi di Musda Golkar Sulsel yang kemudian berbuntut ke ranah hukum yang dilaporkan oleh saudara Rudal melalui kuasa hukumnya, maka saya menyampaikan beberapa hal:

1. Saya sebagai ketua Panitia Musda pada saat itu akan mengikuti proses hukumnya dengan baik sesuai aturan yang berlaku.

2. Partai Golkar sudah menyiapkan tim hukum untuk menangani permasalahan ini.

3. Apapun yang terjadi terkait proses hukum, saya, kami hanya membela diri karena adanya gangguan pada acara Musda Partai Golkar Sulsel.

4. Somasi yang ditujukan kepada saya oleh kuasa hukum saudara Rudal untuk meminta maaf dalam waktu 2 x 24 jam sudah saya penuhi melalui media.

5. Hadapi semua dengan senyum. Semoga baik-baik saja

Wassalam
MRP

Berita Terkait
Komentar
Terkini