Dituduh Membunuh Seorang Model, Mantan PM Malaysia Ucap Sumpah Laknat

Dituduh Membunuh Seorang Model, Mantan PM Malaysia Ucap Sumpah Laknat

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak mendapat tuduhan memberi perintah untuk membunuh seorang model asal Mongolia, Altantuya Shaariibuu.

Tuduhan tersebut disampaikan oleh mantan pengawalnya, Azilah Hadri. Najib Razak pun membantah keras tuduhan itu. Bahkan, dirinya sampai mengucap sumpah laknat.

Sumpah tersebut diucapkannya usai melaksanakan salat Jumat di sebuah masjid pada 20 Desember 2019.

“Pada hari Jumat suci ini dan di masjid suci ini, dengan ini saya bersumpah bahwa saya tidak pernah memerintahkan seseorang untuk membunuh perempuan Mongolia, Altantuya Shaariibuu,” kata Najib di hadapan sekitar 1.000 jemaah masjid, seperti dilansir dari Detik, Jumat, 20 Desember 2019.

Ia pun mengaku tak mengenal dan belum pernah bertemu dengan model mongolia tersebut.

Baca Juga

“Lebih dari itu, saya belum pernah bertemu atau bahkan mengenalnya,” ujar Najib.

“Saya berdiri dengan kebenaran, saya hanya takut pada Allah,” sambungnya.

Sumpah laknat tersebut diucapkannya untuk membantah pernyataan mantan pengawalnya, Azilah Hadri, yang mengatakan bahwa Najib memerintahkannya untuk membunuh Altantuya Shaariibuu.

Azilah kini tengah menghadapi ancaman hukuman mati atas pembunuhan model keturunan Mongolia itu.

Diketahui, Altantuya Shaariibuu tewas dibunuh dengan cara sadis pada 2006, silam. Ia ditembak mati dan jasadnya diledakkan dengan menggunakan peledak militer.

Wanita tersebut dikabarkan menjalin hubungan asmara dengan analis politik Najib Razak dari tahun 2000 hingga 2008, Abdul Razak Baginda.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.