Diusir dari Rumah, Remaja Korban Tsunami Palu Ditemukan di Tol Makassar

Diusir dari Rumah, Remaja Korban Tsunami Palu Ditemukan di Tol Makassar

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Makassar – Sebuah video yang memperlihatkan seorang remaja pria korban tsunami Palu ditemukan sedang duduk di pinggir jalan tol di Kota Makassar, viral di media sosial.

Dilihat dari video yang diunggah akun Instagram @makassarhitskekinian pada Selasa, 4 Juli 2023, tampak awalnya seorang pengendara mobil menemukan seorang remaja pria sedang duduk di pinggir pembatas jalan tol di Makassar tersebut.

Penumpang dari pengendara mobil itu pun menanyakan kepada remaja itu terkait tujuannya hendak ke mana. Sang remaja kemudian menjawab bahwa dirinya hendak jalan kaki ke Palu.

“Dek mauki kemana dek?,” tanya penumpang mobil tersebut.

“Ke Palu kak,” jawab remaja yang mengenakan kaos berwarna hijau itu.

“Bukan ke Palu kalau lewat sini dek, ini jalan tol,” kata sang penumpang.

Pria penumpang mobil itu pun kemudian menanyakan lokasi asal remaja itu sebelum ditemukan di jalan tol tersebut.

Sang remaja pun menjawab bahwa dirinya berjalan kaki dari Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, hingga nyasar ke tol Makassar tersebut.

“Dari mana tadi asalnya?,” tanya pria penumpang mobil.

“Galesong,” jawab remaja itu yang tampak membawa sarung berisi sejumlah pakaiannya tersebut.

Pemuda berkulit sawo matang itu kemudian mengatakan bahwa dirinya hendak ke Palu dari Galesong dengan berjalan kaki melewati jalan tol tersebut.

“Dari Galesong terus ke jalan tol, terus mau ke Palu?,” tanyanya lagi. “Iyah,” jawab lagi remaja itu.

“Di Palu siapa di sana?,” tanya sang penumpang.

“Teman, kuanggap adek,” jawab lagi pemuda itu.

Saat ditanya perihal kedua orang tuanya, remaja itu menjawab bahwa ayah dan ibunya sudah meninggal dunia akibat bencana tsunami di Palu pada 2018 silam.

“Meninggal dua-dua, karena tsunami dulu, tsunami di Palu 2018,” ungkapnya.

Pada tayangan video selanjutnya, nampak remaja itu ditolong oleh pengendara dan penumpang mobil tersebut ke lokasi pangkalan mobil lintas daerah yang menuju ke Palu.

Dalam mobil, remaja pria itu kemudian mengaku bahwa saat masih kecil dirinya sangat disayang oleh kedua orang tuanya.

Namun, setelah ayah dan ibunya wafat akibat bencana tsunami, ia kini ditelantarkan oleh kerabat keluarganya yang lain.

“Semenjak masih kecil bapak sama mama sayang sama saya, dan ditelantarkan sama tante,” bebernya sambil menangis.

Selanjutnya, muncul cuplikan dimana remaja korban tsunami Palu itu sedang diwawancara di sebuah ruangan.

Ketika ditanya perihal kedua orang tuanya, pemuda itu pun menyebut bahwa ibunya asli orang Jawa. Sementara ayahnya, asli orang Makassar.

“Mamakku orang Jawa, Bapakku orang Makassar,” ujar pemuda itu.

“Terus ada keluargamu di Makassar?,” tanya pria yang mewawancarai remaja tersebut.

“Iyek ada,” jawabnya.

Pria yang mewawancarai pemuda itu lantas menanyakan kepada yang bersangkutan mengapa dia tidak tinggal saja di kerabat keluarganya yang berada di Makassar.

Menjawab pertanyaan tersebut, remaja korban tsunami Palu itu lantas mengungkap bahwa dirinya diusir dari rumah kerabat keluarganya yang ada di Makassar.

“Saya diusir,” ujarnya singkat sambil menunduk sedih.

Hingga berita ini dimuat, dikabarkan bahwa remaja korban tsunami Palu itu sudah ditangani oleh pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palu.

View this post on Instagram

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.