Pembangunan Jalan Terus, Jokowi Genjot 12 Tol Tahun Depan Termasuk Tol Mamminasata

TOl Mamminasata
Jalan Tol Layang AP Pettarani Makassar yang sudah rampung 100 Persen. Pemerintah Pusat merencanakan akan membangun tol lagi yang menghubungkan Maros,Makassar, Gowa hingga Takalar

Terkini.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak periode pertama terus menggenjot pembangunan infrastruktur, termasuk tol. 

Pembangunan jalan bebas hambatan tersebut masih terus berlanjut.

Sudah ada 12 ruas tol yang dibidik untuk mulai memasuki tahap konstruksi pada 2021 nanti. 
Sesuai data yang diterima detikcom dari Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur PU dan Perumahan Kementerian PUPR, Eko D Heripoerwanto, rincian lengkapnya sebagai berikut:

Kuartal I-2021:

1. Tol Yogyakarta-Bawen
2. Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap

Menarik untuk Anda:

Kuartal III-2021:
3. Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg
4. Tol Bogor-Serpong via Parung
5. Tol Semanan-Balaraja
6. Tol Akses Patimban
7. Tol Sentul Selatan-Karawang Barat
8. Tol Semarang Harbour
9. Tol Gilimanuk-Mengwi

Daftar Tol Baru yang Mau Digeber Mulai 2021
Kuartal IV-2021:
10. Tol Mamminasata
11. Tol Cikunir-Karawaci
12. Tol Cikunir-Ulujami

Pemerintah sendiri punya target ambisius untuk membangun tol hingga mencapai 18 ribu kilometer (km).

Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian mengatakan sebagian besar rencana pembangunan tol yang ditargetkan akan menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha alias KPBU.

“Sudah kami susun rencananya dan backbone jalan bebas hambatan ini yang sebagian besar akan dilakukan menggunakan KPBU jadi akan menjadi jalan tol. 

Jadi ini kami sampaikan rencana program jalan tol kita dalam rencana kami adalah 18,8 ribu kilometer,” ungkap Hedy dalam rapat kerja bersama DPR, 14 September 2020.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Gaddong Daeng Ngewa Menang Praperadilan Lawan Polda Sulsel, Kuasa Hukum Minta Kembalikan BB

Jepang Larang Penjualan Mobil Mesin Bensin, Alasannya?

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar