Terkini.id, Jakarta – Dorce Gamalama minta dimakamkan sebagai perempuan jika nantia ia meninggal. Hal tersebut lantas heboh dibicarakan masyarakat. Gus Miftah, seorang penceramah pun lantas memberikan komentarnya.
“Saya dengar ada beberapa wasiat, ya kayaknya ya dari beliau, itu salah satu yang saya dengar itu nggak usah ada upacara doa tahlil 40 hari . Terus kemudian, yang kedua soal dia minta untuk dimakamkan secara perempuan,” kata Gus Miftah.
Atas permintaan Dorce tersebut, Gus Miftah mencoba menelaah hukum transgender dalam agama Islam.
“Jadi yang pertama, dalam Surat Al Hujurat itu, Allah menciptakan kelamin itu cuma ada dua, jadi jenis laki-laki dan perempuan. Kemudian dalam fiqh itu ada jenis kelamin yang ketiga namanya, Khunsa,” ungkap Gus Miftah.
Selanjutnya dijelaskan oleh Gus Miftah bahwa khunsa adalah orang yang dalam tanda kutip berjenis kelamin dua, cewek atau cowok. Hal itu ada penjelasan medisnya, seperti yang baru-baru ini terjadi pada anggota TNI dan pevoli Aprilio Manganang.
- Warisannya Diperebutkan? Dorce Rupanya Tak Mau Hartanya Jatuh ke Keluarga Kandung: Enak Aja
- Kenapa ya? Lebih Pilih Anak Angkat, Terungkap Dorce Ogah Tinggalkan Warisan ke Keluarga Kandung: Enak Aja Lu!
- Dorce Gamalama Dimakamkan Secara Laki-laki dan Satu Liang Lahat Dengan Sepupu
- Breaking News: Dorce Gamalama Meninggal Dunia Usai Positif Covid-19
- Kabar Duka! Artis Senior Dorce Gamalama Meninggal Dunia Akibat Terpapar Covid-19
“Persoalannya adalah dia mau dijadikan cewek atau cowok itu harus dengan analisa medis,” jelas Gus Miftah, dilansir dari Liputan 6 pada Sabtu 29 Januari 2022.
“Tentang anggota TNI yang terbaru itu, Aprilio Mangganang. Itu kan yang tadinya dikira cewek tapi ternyata setelah dianalisa medis melalui Pak Kasat waktu itu Bang Andhika (Perkasa), ternyata ini cowok gitu. Maka ini yang cewek ditutup yang cowok dipertahankan,” sambung Gus Miftah.
Kemudian, Gus Miftah membandingkan dengan kondisi Dorce Gamalama. Bahwa ia mengubah kelaminnya dengan keinginan sendiri, bukan karena kondisi medis tertentu.
“Nah, yang saya dengar tentang Bunda Dorce ini, kalau beliau dulu yang saya dengar ya, beliau kan terlahir sebagai laki-laki, kemudian dioperasi transgender menjadi seorang perempuan. Nah, bagaimana kalau kondisi seperti ini?” Tanya Deddy Corbuzier.
Dalam penjelasan yang diberikan, Menurut Gus Miffah mengatakan bahwa secara fiqh Dorce tetap sebagai seorang laki-laki. Oleh karena itu, pemakamannya harus dengan cara laki-laki.
“Artinya, pengebumiannya sepanjang yang saya tahu, yaitu kembali ke kodrat asal dulu dia dilahirkan. Artinya kalau dulu dia dilahirkan dalam keadaan laki-laki ya sebaiknya, seyogyanya juga dimakamkan dalam keadaan laki-laki,” jelas Gus Miftah.
“Siapa pun yang lahir (laki-laki atau perempuan), sesuai dengan jenis kelaminnya ya itulah cara dia dimakamkan,” katanya melanjutkan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
