Terkini.id, Jakarta – Mantan Pendeta, Rudi Muliadi pada saat masih berprofesi sebagai Pendeta pernah murtadkan hampir 3000 muslim hingga pada akhirnya memutuskan memeluk agama Islam pada tahun 1994 beserta dengan keluarganya.
Keputusan mantan Pendeta Rudi Muliadi memeluk agama Islam mengundang tanya dari rekan sesama pendeta yang pada saat itu mempertanyakan alasan mengapa Rudi Muliadi memutuskan memeluk agama Islam, sementara Rudi pernah menghebohkan gereja karena memurtadkan hampir 3000 muslim.
Menurut cerita dari anak kandung mantan Pendeta Rudi Muliadi yang juga adik kandung Ustaz Yusuf Ismail, Yesi Yasika, beberapa hari setelah Rudi memutuskan untuk jadi mualaf, rumahnya didatangi beberapa pendeta untuk menanyakan alasannya masuk Islam.
“Papa saya itu kan mantan pendeta, ya. Jadi banyak sekali pihak-pihak gereja itu yang meminta keterangan beliau, istilahnya meminta konfirmasi, kenapa pak Rudi bisa memeluk agama Islam, padahal beliau itu adalah pendeta yang sudah hampir 3000 orang dimurtadkan oleh beliau”, kata Yesi Yasika, dikutip dari kanal YouTube Ngaji Cerdas, Minggu 27 Maret 2022.

“Pada waktu itu ada beberapa pendeta yang datang ke rumah, kita semua sudah panik karena apa namanya takut papa itu terjadi hal-hal yang tidak kami inginkan tetapi alhamdulillah pada saat itu saya melihat papa saya tenang, santai, tenang aja”, katanya lagi.
Yesi mengatakan pada saat itu Rudi Muliadi dicecar beberapa pertanyaan oleh pendeta yang mengunjungi rumahnya, salah satunya para pendeta meminta bukti Islam adalah agama yang benar sehingga membuat Rudi memutuskan memeluk agama Islam.
“Cuma satu yang mereka (para pendeta) pertanyakan pada saat itu, bisa tidak pak Rudi memberikan bukti kalau Islam itu agama yang benar?”, kata Yesi.
Dari pengakuan Yesi yang menyaksikan langsung perdebatan antara Rudi dan para pendeta mengatakan jika jawaban dari Rudi terkait bukti Islam adalah agama yang benar yakni mengarah kepada hari kiamat dan Nabi Isa alaihisalam yang dianggap oleh pemeluk agama Kristen sebagai Yesus.
“Papa saya cuma bilang, saya akan berikan bukti tapi tidak sekarang dan juga tidak ditempat ini gitu. Nanti pada waktu di akhirat nanti pada waktu hari kiamat nanti”, jelas Yesi.
“caranya begini kata papa saya , kan kalian itu di agama kalian diyakini bahwa Nabi Isa yang kalian anggap Yesus itu akan datang di altar gereja dengan bernyanyi glory-glory haleluya seperti itu, kalau kami di Islam kami itu meyakini Nabi Isa itu adalah Nabi kami yang di utus oleh Allah yang akan turun pada hari kiamat dan akan shalat bersama umatnya di masjid. Itu nanti adalah pembuktian apakah Nabi Isa akan turun di Altar gereja atau di Masjid”, lanjutnya.
Dari jawaban Rudi tersebut, dirinya di isukan menjadi orang yang tidak waras dikalangan para pendeta.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
