Terkini.id, Makassar – Pemanfaatan teknologi menjadi fokus dalam pelatihan pengembangan teknologi pengolahan hasil perikanan, yang diselenggarakan Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar, di Hotel Celebes Indah Makassar, Rabu 27 Maret 2019.
Kepala DP2 Kota Makassar Evy Aprialti mengatakan, jika berbicara tentang teknologi, tahun 2019 adalah era yang menuntut semua kalangan mampu menggunakan dan memanfaatkan teknologi secara bijak dan tepat.
Oleh sebab itu, sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki tupoksi pada sektor perikanan dan pertanian, DP2 Makassar memiliki tugas untuk melakukan pendampingan terhadap pelaku usaha di sektor pengolahan hasil perikanan.
“Kelompok binaan DP2 Kota Makasar hingga saat ini berjumlah 300 kelompok, yang didalamnya terdiri dari 10-15 orang. Menjadi tugas kami untuk memonitoring setiap program yang kami berikan. Karena program DP2 itu mulai dari pembibitan, produksi, pengolahan hingga pasar hasil produk perikanan,” kata Evy.
Kegiatan pelatihan ini, kata dia, akan dilaksanakan secara berkelanjutan, sebagai program terencana yang bermuara pada peningkatan, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas produk pengolahan hasil perikanan.
“Tentu harapannya masyarakat Makassar menjadi masyarakat yang produktif dalam pengolahan hasil perikanan. Kita harus lihat dalam hal peningkatan usaha dan pengolahan hasil perikanannya serta sistemnya. Sehingga produksi bisa sesuai target dari apa yang dipasarkan dan diinginkan oleh konsumen baik dari sisi penggunaan teknologi maupun pengolahan hasilnya,” ujarnya.
Pada pelatihan ini, lanjut Evy, juga diberikan pembekalan terkait inovasi pengolahan dan pengemasan hasil produk dengan memanfatkan teknologi yang ada.
Pihaknya berharap, melalui kegiatan yang mendatangkan akademisi dan situs pemasaran produk terkemuka ini bisa memberikan pengetahuan serta menghadirkan motivasi untuk menciptakan inovasi dalam pengolahan hasil produk perikanan dari seluruh anggota kelompok.
Nantinya, inovasi dari seluruh kelompok ini bisa diakomodir dalam kegiatan pasar tani yang diselenggarakan secara rutin dua kali dalam sebulan.
“Pasar tani menjual hasil produk yang diolah baik menggunakan teknologi modern atau secara tradisional. Kita harapkan setelah ikut di kegiatan ini, para anggota kelompok binaan termotivasi dan menciptakan inovasi dari perkembangan teknologi. Kita inginkan mereka bisa bersaing. Itulah fungsi DP2 melakukan untuk pendampingan bagi kelompok ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga akan melakukan monitoring dari seluruh kegiatan yang dilakukan untuk menjamin bahwa masyarakat dan kelompok usaha telah memahami dengan benar apa yang menjadi tujuan diberikannya pelatihan dan pembekalan ini.
“Itu dilakukan agar apa yang kita upayakan ini benar-benar berdampak pada peningkatan taraf hidup ekonomi masyarakat Makassar,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
