Terkini.id, Jakarta – Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris meminta pemerintah untuk segera membuat protocol penanganan pasien di situasi penyebaran hepatitis akut yang sudah masuk ke Indonesia.
Hal tersebut menurut Charles bertujuan untuk menghindari jatuhnya korban jiwa akiba hepatitis akut misterius.
“Ini untuk menghindari jatuhnya korban jiwa akibat hepatitis akut misterius,” ujar Charles dilansir dari Suaracom. Selasa, 10 Mei 2022.
Lebih lanjut, DPR berharap Kementerian Kesehatan (Kemenkes) semakin mewaspadai potensi kasus tambahan yang muncul di seluruh Indonesia.
Selanjutnya, Kementerian Kesehatan diminta untuk berkomunikasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia.
- Dokter Tifa: Hepatitis Misterius Itu Tidak Misterius Sebab Sudah Diketahui Sejak 2021
- Awas! Hepatitis Anak Mengancam Keluarga Indonesia, Kenali Gejalanya Sedini Mungkin
- Tidak Hanya Anak-anak, Dewasa Juga Harus Waspada Hepatitis 'Misterius'
- Diduga Terjangkit Hepatitis 'Misterius', 2 Anak di Sumatera Utara Dirawat
- Menko PMK Sebutkan Pasien Hepatitis 'Misterius' Bisa Ditanggung Oleh Pemerintah
“Kami mendorong Kemenkes membbuka komunikasi dengan otoritas kesehatan internasional atau WHO agar Pemerintah mendapatkan informasi yang cepat dan akurat terkait protocol penanganan pasien,” tegasnya.
Menurut Charles, pemerintah juga harus berhati-hati. Lebih lanjut, di banyak negara, angka kematian hepatitis akut pada anak-anak telah meningkat.
Parahnya, hepatitis akut masih dianggap misteri karena etiologi dan cara penularannya masih belum diketahui.
“Baik daari sisi metode penularan, masa inkubasi dan tingkat kematian,” kata Charles.
Terakhir, DPR berharap agar pemerintah selalu menjaga jalur komunikasi yang terbuka dengan publik. Hal ini dilakukan untuk mencegah ketakutan dan informasi yang salah menyebar.
“Saya berharap tidak adaa isu hoaks hepatitis akut pada aanak yang bermunculan sehingga mengakibatkan informasi yang salah di tengah masyarakat. Seperti pada kasus vaksinasi Covid-19,” ujar Charles.
Sebagai informasi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait adaanya 228 kasus hepatitis yang terjadi di 20 negara pada 1 Mei 2022.
Hingga saat ini, WHO dan banyak negara masih melakukan investigasi terhadap penyebab dan perkembangan penyakit hepatitis misterius tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
