Dr Farid Husain Juru Perdamaian Asal Makassar Wafat, JK: Dia Aktif Selesaikan Konflik Poso hingga Aceh

Dr Farid Husain Juru Perdamaian Asal Makassar Wafat, JK: Dia Aktif Selesaikan Konflik Poso hingga Aceh

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Makassar – Innalillahi wainnailaihi rojiuun. Dokter Farid Husain, tokoh perdamaian yang banyak membantu menyelesaikan konflik di Indonesia meninggal dunia.

Dokter Farid menghembuskan nafas terakhir pada Selasa 23 Maret 2021 malam, di Rumah Sakit (RS) Wahidin Sudirohusodo, Makassar Sulawesi Selatan.

Jusu Kalla, sahabat sekaligus kolega Farid Husain ikut mengabarkan wafatnya dokter ahli bedah itu di media sosialnya.

“Innalillahi wainnailaihi rojiuu. Turut berduka cita atas berpulangnya ke Rahmtullah, dr Farid Husain Sp B KBD,” tulis mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 itu lewat akun instagramnya, Rabu 24 Maret 2021.

Menurut JK, Dokter Farid asalah tokoh perdamaian Indojpnesia yang banyak menyelesaikan berbagai konflik di negeri ini.

“Dokter Farid, seorang tokoh perdamaian yang ikut berperan aktif dalam penyelesaian konflik Poso, Ambon dan Aceh. Jasanya sanat besar kepada bangsa dan negara,” terang JK.

Almarhum meninggalkan istri, seorang keturunan Uzbekistan yang dinikahinya setelah istri terdahulu meninggal dunia, dan meninggalkan empat orang anak.

Kiprah Dr Farid Husain

Mengutip dari kompastv, Dokter yang dikenal malang melintang dalam penyelesaikan konflik (Poso, Ambon, Aceh, Papua) ini lahir di Soppeng, Sulawesi Selatan, 9 Maret 1950.

Sebagai putra seorang guru, Dr Farid Husain menamatkan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin /FK Unhas (1978) dan meraih gelar Spesialis Bedah di FK Unhas (1981) dan Spesialis Bedah Digestif di Unhas (1984).

Almarhum sempat mengenyam pendidikan spesialisasi kedokteran di Free Universiteit Amesterdam – Belanda tahun 1985.

Almarhum mengawali kariernya sebagai dosen di FK Unhas Makassar (1978-2002), menjabat Direktur Utama Rumah Sakit Islam Faisal Makassar (1995-2002).

Ketika Jusuf Kalla menjabat Menko Kesra, almarhum ditarik sebagai salah seorang stafnya. Sejak saat itu, Farid Husain mulai terlibat dalam berbagai penyelesaikan konflik di Tanah Air yang diawali dengan Konflik Poso.

Ketika itu dia menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Kesehatan Rakyat Bidang Peran Serta Masyarakat (2001-2002) lalu diangkat sebagai Deputi Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Bidang Koordinasi Kesehatan dan Lingkungan Hidup (2002-2005).

Farid juga pernah menjabat berbagai posisi penting di antaranya Direktur Jenderal Pelayanan Medik Departemen Kesehatan (2005-2010), Komisaris Utama PT Askes (Persero) dan Utusan Khusus Presiden RI untuk Misi Perdamaian Papua.

Komisaris Independen PT Kimia Farma (Tbk) (2013-2015), menjabat sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Kimia Farma (Tbk) (2015–2018).

Sejak tahun 2006 sampai dengan sekarang masih menjabat sebagai Dewan Pengawas Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo. Tahun 2015 sampai sekarang juga masih menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat PMI Jakarta.

Sejak 2018 hingga akhir hayatnya, Dr Farid Husain dikabarkan menjadi komisaris Bio Farma, perusahaan yang merakit vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

Farid Husain adalah salah satu anggota delegasi pemerintah Indonesia dalam perundingan dengan Gerakan Aceh Merdeka di Helsinki, Finlandia pada tahun 2005.

Perundingan yang dimediasi oleh Martti Ahtisaari ini berhasil mewujudkan Kesepakatan Helsinki yang ditandatangani pada 15 Agustus 2005. 

Dengan kesepakatan ini, konflik Aceh yang telah berlangsung 30 tahun diakhiri. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia gerakan separatis diselesaikan dengan solusi politik yang komprehensif.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.