“Kami masih punya momentum bagus di menit-menit akhir. Kemungkinan mencetak gol masih sangat tinggi,” ungkap Rahmad.
Rekaman Bukti
Rahmad memastikan bahwa kejadian tersebut terekam dalam video pertandingan.
“Semua ada rekamannya. Kami sudah coba protes, tapi mereka (PSM) malah emosional,” katanya.
Hasil akhir pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 3-2 untuk PSM pun semakin memanaskan suasana.
- 32 Negara Resmi Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026, Berikut Jadwalnya
- Lukman B Kady Serap Aspirasi Warga Bontoala Saat Pengawasan APBD 2026
- Selain Dinas Perkimtan Gowa, Polisi Juga Usut Dugaan Korupsi Rehabilitasi Masjid Agung Syekh Yusuf
- Besok, DPRD Gowa Hadirkan Tiga Pakar Hukum Unhas untuk Menguji Objek Hak Angket
- Herman Kajang: Jangan Biarkan Nama Kajang Tercoreng oleh Ulah Segelintir Orang
Barito sempat unggul lebih dulu sebelum dibalas tiga gol oleh PSM, dan kemudian memperkecil jarak di menit-menit akhir.
Potensi Sanksi dan Tekanan pada Regulasi
Jika tudingan ini terbukti, PSM Makassar berpotensi dijatuhi hukuman berat. Regulasi Liga 1 mengatur secara tegas soal jumlah pemain yang sah di lapangan.
Namun, kejadian seperti ini juga menyoroti peran wasit dan ofisial pertandingan dalam memastikan aturan diterapkan secara ketat.
Di tengah panasnya Liga 1, kasus ini berpotensi menjadi preseden penting. Tak hanya bagi Barito Putera, tapi juga bagi semua klub peserta liga yang menuntut keadilan dalam setiap laga.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
