Terkini, Makassar – PSM Makassar harus puas membawa pulang satu poin dari markas Persik Kediri dalam laga pekan ke-27 Liga 1 2024/2025.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Soepriadi, Blitar, Selasa, 11 Maret, berakhir imbang 2-2.
Drama terjadi di penghujung laga ketika peluang penalti bagi PSM digagalkan oleh keputusan wasit setelah meninjau VAR.
PSM sejatinya mengawali pertandingan dengan baik. Mereka unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri Rohit Chand pada menit ke-17.
Namun, keunggulan itu sirna setelah Persik membalikkan keadaan. Ze Valente menyamakan kedudukan di pengujung babak pertama (45’), sebelum Vava Mario Yagalo membawa tuan rumah unggul 2-1 pada menit ke-61.
- Strategi Human Capital Berbasis AI Antar BNI Raih Penghargaan LinkedIn
- Atasi Stunting, Wakil Bupati Sidrap Tekankan Orang Tua Selektif dan Perhatikan Asupan Gizi Anak
- Temukan Ayam Tak Segar dan Masakan Kurang Matang, Andi Nirawati Minta Prosedur MBG Diperketat
- Rumah Quran di Maros Besarkan Bayi Selama 8 Bulan, Bantah Tudingan Menahan Anak Orang
- Bupati Sidrap Nyatakan Dukungan Penuh Pembentukan Brigif dan Yonif Teritorial Pembangunan
Drama memuncak di masa injury time ketika Abdul Rahman mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-90+5.
Namun, bukan hanya gol penyeimbang yang menjadi sorotan, melainkan momen kontroversial sebelum itu: insiden handball pemain Persik di kotak penalti yang sempat ditinjau lewat VAR.
Keputusan VAR yang Mengundang Reaksi
PSM nyaris mendapat peluang emas untuk mengamankan tiga poin ketika bola menyentuh tangan pemain Persik di area terlarang.
Namun, wasit Chandra tetap pada keputusannya untuk tidak memberikan penalti meski telah mengecek VAR. Keputusan ini memicu reaksi dari kubu Juku Eja.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
