Terkini, Makassar – PSM Makassar harus puas membawa pulang satu poin dari markas Persik Kediri dalam laga pekan ke-27 Liga 1 2024/2025.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Soepriadi, Blitar, Selasa, 11 Maret, berakhir imbang 2-2.
Drama terjadi di penghujung laga ketika peluang penalti bagi PSM digagalkan oleh keputusan wasit setelah meninjau VAR.
PSM sejatinya mengawali pertandingan dengan baik. Mereka unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri Rohit Chand pada menit ke-17.
Namun, keunggulan itu sirna setelah Persik membalikkan keadaan. Ze Valente menyamakan kedudukan di pengujung babak pertama (45’), sebelum Vava Mario Yagalo membawa tuan rumah unggul 2-1 pada menit ke-61.
- Hari Lahir Pancasila: Pondasi Perjuangan Bagi Keisha Ratu Utami Menuju Paskibraka Nasional 2026
- Gimnastik Jadi Cara Ibu Dua Anak Ini Latih Kemandirian Anak di Era Gadget dan AI
- PT Vale Terus Perkuat Tata Kelola ESG, Skor Risiko Keberlanjutan Turun Hampir 20 Persen pada 2025
- Wali Kota Munafri: Makassar Half Marathon 2026 Hidupkan Pariwisata dan UMKM, Effect bagi PAD Kota
- PT Nindya Karya Sampaikan Duka Mendalam Atas Musibah di Proyek Sekolah Rakyat Takalar
Drama memuncak di masa injury time ketika Abdul Rahman mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-90+5.
Namun, bukan hanya gol penyeimbang yang menjadi sorotan, melainkan momen kontroversial sebelum itu: insiden handball pemain Persik di kotak penalti yang sempat ditinjau lewat VAR.
Keputusan VAR yang Mengundang Reaksi
PSM nyaris mendapat peluang emas untuk mengamankan tiga poin ketika bola menyentuh tangan pemain Persik di area terlarang.
Namun, wasit Chandra tetap pada keputusannya untuk tidak memberikan penalti meski telah mengecek VAR. Keputusan ini memicu reaksi dari kubu Juku Eja.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
