Terkini.id, Pasuruan – Dua napi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasuruan, putuskan masuk Agama Islam lantaran sering mendengar teman satu selnya mengaji.
Kedua warga binaan tersebut yakni Hadi Susanto dan Halim Batara Saputra, mereka pun dengan mantap memutuskan menjadi mualaf.
Melansir suaracom – jaringan terkini.id, Jumat 25 September 2020, keputusan kedua napi itu menjadi Muslim disahkan dengan pembacaan dua kalimat syahadat di Masjid Lapas Pasuruan, pada Kamis 24 September 2020, kemarin.
Mereka pun mengaku menjadi mualaf tanpa paksaan dari siapapun. Dari pengakuan keduanya, mereka tergerak memeluk Islam lantaran sering melihat rekan satu selnya mengaji secara online.
“Hati saya tergerak memeluk agama islam, dari situlah saya mulai belajar tentang Islam,” ujar Hadi.
- Hadiri Reses di Pasar Terong, Cicu Berjanji Koordinasi Soal Kanal Panampu Tanpa Pagar Pengaman
- Dirjen Dikti Terima Audiensi FORKOM PPPI di UHO, Bahas Masa Depan Pendidikan Profesi Insinyur
- DPRD Gowa Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Wabup: Wujud Transparansi dan Akuntabilitas Daerah
- Ikuti Milad Ke-53 Tingkat Provinsi, IPPK Jeneponto Tegaskan Komitmen Sebagai Mitra Pemerintah Majukan Pendidikan
- RS Regional Mulai Dibangun di Malino, Gowa Siap Jadi Simpul Layanan Kesehatan Wilayah Selatan Sulsel
Menurut napi yang yang terjerat kasus penggelapan ini, ia kerap mendengar rekannya itu tiap hari mengaji.
Hadi pun mengaku, sejak ia ditangkap polisi dirinya kerap meredam kegelisahan.
Setelah keduanya benar-benar yakin dan memantapkan hati untuk masuk Islam, mereka mendapat apresiasi otoritas lapas setempat.
Akhirnya, kedua napi tersebut mengucapkan dua kalimat syahadat dengan bimbingan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Panggungrejo Ahmad Zawawi.
Sementara itu, Kepala Lapas kelas IIB Pasuruan Wahyu Indiarto mengatakan bahwa pihaknya sangat mengepresiasi kedua warga binaan tersebut memutuskan masuk Islam tanpa ada unsur paksaan.
“Adanya peristiwa warga binaan yang berikrar untuk memeluk agama Islam, tentunya hal ini adalah kabar yang baik,” ujar Wahyu.
“Mereka berdua tersentuh hatinya sehingga mereka berpindah keyakinan ke agama Islam. Dengan telah berpindahnya mereka ke agama Islam sebagai umat muslim. Kami prioritaskan ke pondok pesantren lapas,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
