Terkini, Soppeng – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak kembali terjadi di kabupaten Soppeng, kali ini dua orang siswa kelas 6 SDN 23 Tanete menjadi korban penganiayaan.
Korban yakni AP dan AS, mereka di duga dianiaya oleh oknum wali kelas mereka yakni Ibu ID.
Menurut pengakuan (AP), ia kerap kali dipukul oleh guru tersebut sejak duduk di bangku kelas 6. “Bu guru sering pukul saya, ditampar, dipukul perut, selangkangan, dan lengan,” ujar AP dengan nada sedih.
(AP) juga mengungkap bahwa, pada Senin, 23 September 2024 lalu, AP dan AS terlibat dalam aksi saling lempar mangga busuk. Ibu ID, yang juga wali kelas mereka, tiba-tiba muncul dan memukul mereka dengan kayu.
“Saya dan teman saya AS saling lempar mangga busuk, tiba-tiba datang itu ibu ID langsung pukul saya pake kayu, dipukul saya di belakang saya,” ungkap AP.
- Astra Honda Racing Team Puncaki Klasemen Tim ARRC 2026 Usai Seri Sepang
- Kredit Perbankan Tembus Rp9.135 Triliun, OJK Sebut Intermediasi Makin Solid
- Kemarau Panjang, PDAM Makassar Kerahkan 6 Pickup Distribusi Air Bersih
- Yudisium Semester Genap, 478 Mahasiswa Polbangtan Gowa Didorong Terus Tingkatkan Prestasi
- Bupati Jeneponto Tegaskan Coffee Morning Jadi Wadah Lahirkan Ide Baru untuk Kemajuan Jeneponto
(AS) juga mengaku menjadi korban penganiayaan oleh guru tersebut. “Telinga saya ditarik, dan dipukul bagian kepala,” ungkap AS.
Ibu korban (AP), Andi Rita Ariani, merasa sangat terpukul dengan kejadian ini dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Ia menyayangkan tindakan oknum guru yang tega memukul anak-anaknya.
“Saya tahu kejadian ini pagi sekitar pukul 10.00 Wib, anak saya pulang sekolah sambil menangis. Ternyata sudah sering dipukul oleh gurunya dan pantas juga anaknya tidak mau ke sekolah,” ungkap Andi Rita Ariani dengan nada kecewa.
AP mengalami luka memar di bagian lengan dan selangkangan. “Tadi saya visum anak saya, ada luka memar di bagian lengan dan selangkangan,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
