Longgarkan Perbatasan, Soppeng Siap Terapkan Kondisi Tatanan Baru

Juru bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Soppeng, Suriasni

Terkini.id, Soppeng – Pemerintah Kabupaten Soppeng melonggarkan pembatasan dan kegiatan bepergian di masa pandemi Covid-19.

Pelonggaran tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah Kabupaten Soppeng untuk kondisi Tatanan Baru atau New Normal seperti halnya yang telah dicanangkan pemerintah pusat.

Selain pelonggaran perbatasan, Pemerintah Soppeng juga telah membuka kembali warung makan, Warkop dan kafe untuk berjualan, meski demikian pemilik jualan harus menerapkan protokol kesehatan.

Perlu diketahui tim gugus percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Soppeng melakukan pembatasan bagi warung makan, kafe dan warkop, dengan menjual secara online, tidak menerima pembeli yang akan makan/minum di tempat.

Juru bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Soppeng, Suriasni mengatakan bahwa kemarin, Selasa, 26 Mei 2020, pihaknya melakukan pertemuan untuk membahas pelonggaran perbatasan yang akan ditarapkan dini hari pukul 00.00 Wita pada 27 Mei 2020.

Menarik untuk Anda:

“Pada dini hari pukul 00.00 Wita (Rabu, 27 Mei 2020) kami telah melonggarakan perbatasan, untuk pelonggaran perbatasan, kami sudah tidak memberlakukan karantina, akan tetapi pihaknya tetap menjaga perbatasan dengan melakukan mengukuran suhu badan bagi warga yang akan masuk,” ujarnya.

Lanjutnya, untuk New Normal yang dicanangkan pemerintah pusat, maka Pemerintah Soppeng kembali membuka warung makan, warkop dan kafe.

“Untuk New Normal ini kita mengarah ke sana, memulai kehidupan yang biasa dengan kebiasan yang tidak biasa, warung makan dan warkop kami buka kembali yang dimulai 2 Juni 2020, pengunjung dapat makan dan minum di tempat, tetapi untuk para penjual harus menerapkan protokol kesehatan,” terangnya.

Selain itu, Pemerintah Soppeng juga akan mengaktifkan kembali para aparatur sipil negara (ASN) pada tanggal 2 Juni 2020.

“Untuk ASN akan aktif kembali seperti biasanya dengan protokol kesehatan ketat,” ujarnya.

Dia berharap masyarakat tetap disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan karena tidak menutup kemungkinan penularan itu akan terjadi kalau masyarakat tidak disiplin dan patuh.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

KPU Soppeng Minta Bantuan Hukum di Kejaksaan

KPU Soppeng Usulkan Anggaran Rapid Tes untuk Lima Ribu Penyelanggara

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar