Dua Warga Parepare Dikabarkan Positif Corona, Ini Penjelasan Taufan Pawe

Dua Warga Parepare Dikabarkan Positif Corona, Ini Penjelasan Taufan Pawe

EP
Ana Ridwan
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkini.id, Parepare – Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, meluruskan terkait adanya informasi yang beredar jika di warga Kota Parepare yang terpapar virus Corona atau Covid-19, sebenarnya merupakan bukan warga Kota Parepare yang aktif dan berintraksi secara langsung di Kota Parepare.

Namun kata Taufan, kedua warga tersebut sudah jarang beraktifitas di Kota Parepare, yang mana keduanya meskipun sudah jarang namun masih mengantongi Kartu Tanda Penduduk Kota Parepare.

“Secara administratif Kependudukan kedua warga positif yang mengantongi KTP Parepare yang disebutkan beberapa waktu yang lalu itu, sudah jarang datang ke Parepare, dan bahkan kebanyakan beraktivitas di luar Kota Parepare,”katanya, Rabu 15 April 2020.

Mantan Praktisi Hukum ini menjelaskan, kedua warga tersebut yakni pertama warga Inisial MHS, merupakan Guru di salah satu Sekolah Dasar yang ada di Kabupaten Enrekang dan sesuai hasil rapid test menyatakan jika dirinya positif namun masih dilakukan perawatan dan termasuk pemeriksaan Swap Hidung dan tenggorokan, sekarang ini dirawat di RSUD Nene Mallomo Sidrap, karena keluarga besarnya banyak di Sidrap.

“Pasien satunya lagi merupakan ABK Kapal Motor Lambelu, inisial Sh yang mana saat ini dirinya sedang dalam proses karantina sejauh 2 Mil dari pelabuhan Sukarno Hatta Makassar. Jadi kedua pasien itu saya tekankan tidak tinggal di Parepare hanya saja keduanya masih mengantongi Administrasi kependudukan asal Kota Parepare,”tegasnya.

Baca Juga

Ketua MKGR Provinsi Sulsel ini, menjelaskan, pihaknya setelah mendapatkan kabar tersebut langsung menyusuri jejak keduanya, dan betul saja Pasien yang merupakan ABK Lambelu pernah datang ke Parepare pada saat itu kapalnya bersandar di Pelabuhan Nusantara, dan dia menyempatkan untuk bertemu dengan sanak famili.

“Dari pertemuan itu pada tanggal 4 April 2020, dirinya sempat bertemu dengan sanak keluarga yang terdiri atas 7 orang dewasa dan dua Balita, dan kesemuanya itu langsung ditangani RSUD Andi Makkasau bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Parepare, sesuai hasil pemeriksaan sementara kerabatnya tersebut mendapatkan hasil pemeriksaan rapid test negatif, namun tetap kami minta untuk karantina mandiri dan dipantau secara berkala Puskesmas dan RSUD Andi Makkasau,”jelasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.