Terkini.id, Makassar – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar menurunkan tiga tim untuk melakukan penyemprotan disinfektan yang dilakukan secara serentak di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung pemberlakuan “New Normal” sekaligus sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.
“Penyemprotan disinfektan secara serentak kita lakukan selama dua hari, Sabtu dan Minggu (6-7 Juni 2020) dengan melibatkan PMI di masing-masing kabupaten kota. Kita berharap ini bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sulawesi Selatan,” ungkap Fauzi Andi Wawo selaku Ketua Tim Pengendali Covid-19 PMI Kota Makassar.
Penyemprotan disinfektan dilakukan di beberapa tempat dan menyasar rumah-rumah ibadah, perkantoran dan fasiltas umum.
Fauzi menjelaskan, selama dua hari penyemprotan disinfektan dilakukan di 248 titik di Kota Makassar.
- Wali Kota Makassar Tinjau Pembenahan TPA Tamangapa, Targetkan Pengelolaan Sampah Lebih Terkendali
- Penyaluran BBM Ditambah hingga 15 Persen, Pertamina Pastikan SPBU Gowa-Takalar-Maros Kondusif
- PDAM Makassar Jadi Referensi DPRD Palopo soal Efisiensi dan Pengelolaan Perusahaan
- Kalla Translog Perkuat K3, Seluruh Driver Jalani Tes Narkoba
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Layanan SPBU Makassar, Antrean BBM Berangsur Normal
Pada hari pertama penyemprotan dilakukan di 83 titik dan pada hari kedua dilakukan penyemprotan di 165 titik.
“Penyemprotan disinfektan di hari pertama difokuskan pada rumah-rumah ibadah sedangkan di hari kedua selain rumah ibadah juga menyasar perkantoran dan fasilitas umum,” ungkap Fauzi saat ditemui di Markas PMI Kota Makassar, Jalan Kandea, Minggu, 7 Juni 2020.
Sementara itu, Ketua PMI Kota Makassar Syamsu Rizal MI mengatakan penyemprotan disinfektan secara serentak ini dilakukan di tempat-tempat yang diindikasi menjadi pusat penyebaran Covid-19.
“Menjelang penerapan ‘New Normal’ penyemperotan disinfektan dilakukan untuk memutus mata rantai penuluran Covid-19 sebelum semuanya difungsikan secara normal,” ungkapnya.
Menurutnya sasaran utamanya adalah rumah-rumah ibadah, perkantoran, dan fasilitas umum.
“Kita mulai penyemprotan disinfektan dengan menyasar rumah-rumah ibadah, kantor-kantor pemerintahan dan fasiltas umum yang biasanya banyak terdapat orang berkumpul,” bebernya.
Deng Ical sapaan Syamsu Rizal MI membeberkan, rumah-rumah ibadah seperti masjid telah membuka kembali kegiatan ibadah shalat berjamaah.
Selain itu, kantor-kantor pemerintah juga telah mulai melakukan aktifitas pelayanan publik.
“Kantor-kantor pemerintahan sudah mulai normal senin (08/06) besok dan semua rumah ibadah akan difungsikan kembali, tetapi sebelum itu, kami dari PMI ingin pastikan semuanya bersih dari kuman dan virus,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
