Terkini.id – Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, hingga Rabu 13 Januari 2021 telah menerima 137 kantong jenazah korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182.
Sementara dari total tersebut telah berhasil teridentifikasi sebanyak 4 jenazah korban maskapai Sriwijaya Air SJ182 yang mengalami kecelakaan Sabtu 9 Januari 2021 lalu.
“Tim telah menerima 137 kantong jenazah,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, seperti dilansir dari suaracom, jaringan terkini.id, Rabu 13 Januari 2021.
Rusdi mengatakan, selain itu pihaknya telah menerima 35 kantong properti terkait korban Sriwijaya Air SJ 182.
Tim RS Polri langsung melakukan identifikasi temuan-temuan tersebut.
- Nusapro Land Gelar Marketing Gathering Terra Nusa Perintis, Tegaskan Komitmen Regulasi dan Hadirkan Solusi Hunian dengan Pembiayaan Syariah
- Transformasi Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik 2026
- SMAN 2 Raha Tembus Panggung Nasional, Bawa Nama Sulawesi di AXIS Nation Cup 2026
- Dari Sekolah ke Sekolah, Honda Hype School Dekatkan Honda dengan Generasi Muda
- Kepala Badan P2SDM Kemenhut Kukuhkan 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar
Hasilnya hingga Rabu pagi ini, total 4 korban berhasil teridentifikasi. Jumlah tersebut masih sama dengan hari sebelumnya dan belum ada penambahan.
“Sampai jam 09.00 WIB ini juga tim berhasil mengidentifikasi 4 atas nama korban Okky Bisma, Khasanah, Fadly Satrianto dan keempat atas nama Asy Habul Yamin,” tuturnya.
Lebih lanjut, di lain sisi DVI RS Polri telah mengumpulkan sebanyak 112 sampel DNA hingga pagi hari ini.
Jumlah tersebut masih belum memenuhi jumlah manifes korban Sriwijaya Air SJ182 yakni sebanyak 62.
Diberitakan sebelumnya, pesawat bernomor registrasi PK-CLC jenis Boeing 737-500 itu sempat hilang kontak setelah take off dari Bandara Sukarno Hatta pada pukul 14.40 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio Pontianak pukul 15.50 WIB.
SJ-182 hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
