Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi PT Kimia Farma Diagnostika, Ini Sosok Penggantinya

Terkini.id, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir pecat seluruh direksi anak usaha PT Kimia Farma (Persero) Tbk yaitu PT Kimia Farma Diagnostika.

Aksi Erick Thohir ini merupakan bunntut panjang dari kasus antigen bekas yang dilakukan di Bandara Kualanamu, Medan.

Saat ini ia belum mengungkapkan siapa yang akan menduduki jabatan tersebut secara tetap. Namun, pihaknya telah menunjuk seseorang sebagai pelaksana tugas dalam mengakomodasi.

Baca Juga: Politikus Demokrat: Kalau Aturan Disesuaikan Selera Penguasa, Akan Jadi Negeri...

Dilansir dari Suara.com, posisi Pelaksana Tugas Direktur Utama (Dirut) PT Kimia Farma Diagnostika jatuh kepada Agus Chandra.

Agus menjelaskan bahwa pihaknya selain melakukan penyegaran manajemen, juga akan memastikan seluruh laboratorium dan klinik sudah menjalankan dan sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan.

Baca Juga: Menkes Perihal Vaksin Berbayar: Murni Bisnis, Kami Tidak Terlibat Ya!

“Saya sebagai Pelaksana Tugas Dirut PT Kimia Farma Diagnostika diharapkan dapat meningkatkan dan menjaga citra dari perusahaan serta memberikan layanan klinik dan laboratorium sesuai SOP,” jelas Agus di hari Senin, 17 Mei 2021.

Ia menambahkan bahwa langkah tersebut diambil untuk melakukan perbaikan yang baik ke depan dan meningkatkan kinerja secara menyeluruh.

Sebelumnya, PT Kimia Farma Diagnostika menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa, 11 Mei 2021.

Baca Juga: Jiwasraya Harus Bayar Rp 23,6 Miliar Plus Denda Usai OC...

Hasil tersebut menghasilkan keputusan diberhentikannya Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika Adil Fadilah Bulqini dan Direktur KFD I Wayan Budhi Artawan.

RUPSLB itu dihadiri oleh Pemegang Saham mayoritas yaitu Direktur Utama PT Kimia Farma Apotek Nurtjahjo Walujo Wibowo, Direktur Keuangan dan SDM PT Kimia Farma Apotek Agus Chandra.

Kemudian, turut hadir Direktur Operasional PT Kimia Farma Apotek Abdul Azis dan Direktur Pengembangan Bisnis PT Kimia Farma Apotek Muhardiman.

Dalam agenda, para peserta menyepakati untuk mengangkat Agus Chandra sebagai Plt. Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika dan Abdul Azis sebagai Plt Direktur.

Sebelumnya, pada akhir bulan April 2021, masyarakat digemparkan soal penemuan dan pemakaian antigen bekas di Bandara Kualanamu.

Adapun kejadian ini rupanya telah berlangsung sejak Desember 2020 lalu, namun baru terungkap belakangan.

Dilansir dalam CNBCIndonesia.com, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menyampaikan bahwa Plt Business Manajer Laboratorium Kimia Farma Medan berinisial PM meraup untung sebesar Rp 30 juta perhari.

PM merangkap sebagai Kepala Layanan Kimia Farma Diagnostik Bandara Kualanamu. Hal inilah yang membuatnya dapat melancarkan aksinya.

Bagikan