Fadli Zon Soroti Aksi Represif Polisi di Desa Wadas: Sebenarnya Pembangunan Ini Untuk Siapa?

Fadli Zon Soroti Aksi Represif Polisi di Desa Wadas: Sebenarnya Pembangunan Ini Untuk Siapa?

SW
R
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyoroti aksi represif aparat kepolisian di Desa Wadas, Kecamatan Bener Purworejo Jawa Tengah yang sempat viral.

Melalui cuitan tersebut, Fadli Zon menegaskan, tindakan polisi tersebut sangat represif terhadap warga.

“ciri-ciri represif kepada rakyat seperti ini masih dipertontongkan dengan keanghujan kekuasaan.

Terkait hal itu pulam Fadli Zon bahkan mempertanyakan tentang tujuan dari pembangunan Bendungan Bener. Jika Memang untuk rakyat, maka seharusnya tidak menyakiti rakyat.

“Sebenarnya pembangunan ini untuk siapa? Padahal bumi, air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya seharusnya untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat (Pemerintah Konstitusi),” kata Fadli Zon di akun Twitter @Fadlizon.

Baca Juga

Sementara itu, diketahui pula dalam konflik tersebut, sekitar 60 warga Desa Wadas ditangkap polisi.

“Sampai sekarang sekitar 60 warga ditangkap. Dari anak-anak sampai lansia,” kata inisial S. dikutip dari Radarsukabumi. Rabu, 9 Februari 2022.

Sebelumnya, laporan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta pada Selasa sore, disebutkan ada 40 warga yang ditangkap.

“Iya (40 orang ditangkap dan beberapa di antaranya anak-anak), di lapangan terakhir seperti itu,” kata Kepala Divisi Penelitian LBH Yogyakarta, Era Hareva Pasarua.

Sementara, Polda Jawa Tengah sebelumnya menyebut ada 23 orang yang diamankan. Mereka yang diamankan adalah yang diduga berbuat anarkis dan membawa senjata tajam.

Ada juga warga yang diamankan karena memotret kegiatan polisi lalu menyebarkannya disertai narasi negative.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.