Terkini.id, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah menjelaskan alasan Presiden Indonesia, Joko Widodo memberikan bintang jasa kepada Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.
Dalam hal ini, Fahri Hamzah menjelaskan bahwa, pada saat negara memberikan bintang jasa kepada Fadli Zon, artinya negara menghargai peran Fadli Zon sebagai kritikus.
Selain itu, Fahri Hamzah juga menjelaskan bahwa mengkritik pemerintah adalah tugas dari Fadli Zon yang merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gelora itu melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @Fahrihamzah pada Selasa, 16 November 2021.
Kemudian, Fahri Hamzah juga menjelaskan bahwa negara dan juga Jokowi menganggap kritikan-kritikan dari Fadli Zon adalah hal baik. Tambahnya, Ia menanyakan kenapa masyarakat menganggap bahwa kritikan Fadli Zon tidak baik.
- BKSAP DPR Serukan Dunia Usir Israel dari Wilayah Palestina
- DPR RI Suarakan Isu Palestina di Forum Internasional
- Israel Serang RS Indonesia di Gaza, Fadli Zon: Tanda Nyatakan Perang terhadap Indonesia
- BKSAP DPR Ingatkan Krisis Gaza di Forum Parlemen G20
- BKSAP Soroti Respon Barat Cenderung Berpihak ke Israel: Harusnya Bersikap Adil dan Netral
“Waktu negara memberikan bintang jasa kepada Fadli Zon atas jasa-jasanya (disebut dalam kepres) artinya negara menghargai perannya sebagai kritikus dan anggota DPR RI yang memang itulah tugasnya,” kata Fahri Hamzah.
“Negara dan pak Jokowi menganggap itu baik kenapa kalian tidak?,” tanya Fahri, dikutip dari akun Twitter @Fahrihamzah pada Rabu, 17 November 2021.
Dari cuitan Fahri Hamzah di akun Twitter tersebut, mengundang banyak komentar dari warga jagatraya Twitter.
Datang dari akun Twitter @agis_official, Ia mengatakan bahwa Fahri Hamzah hanya banyak bicara di media sosial. Tambahnya, Ia menjelaskan bahwa sebenarnya Fahri Hamzah tidak bergerak atau bertindak untuk menyelamatkan bangsa dari Jokowi yang semakin otoriter.
“Bangun pak Fahri. Cuma bicara banyak di media sosial tampa bergerak atau bertindak selamatkan bangsa dan rakyat indonesia dari Jokowi CS yang semakin otoriter,” tulis akun Twitter @agis_official.

Kemudian, komentar lainnya datang dari akun Twitter H. Indro Prayitno yang mengatakan bahwa, pemberian Bintang Mahaputra oleh negara kepada Fadli Zon tersebut karena semata-mata jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR.
Selanjutnya, H. Indro Prayitno juga menjelaskan bahwa hal yang diucapkan Fadli Zon hanyalah sebatas nyinyiran dan hinaan.
“Fadli Zon dikasi Bintang Mahaputra itu semata-mata karena jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR. Padahal yang dia ucapkan adalah nyinyiran, hinaan dan lain-lain,” tulis H Indro Prayitno.
“Dan itu bukan kritikan. Itulah ‘kemurahan hati negara’ yang sering dilupakan. Zaman dulu juga ada beberapa menteri dapat Bintang, eh ternyata jadi pesakitan KPK,” pungkas akun Twitter @indroprayitno39.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
